Anak Yang Suka Pilih-pilih Makanan

Bagaimana Mengatasi Anak Yang Suka Pilih-pilih Makanan

Anak yang suka pilih-pilih makanan akan merasa senang memakan beberapa makanan tertentu. Jika Anda adalah orang tua dari anak yang suka pilih-pilih makanan maka ingat, ini hanya sebuah fase. Ini mungkin akan berlangsung selama satu tahun atau kurang, tetapi Anda tidak bisa membiarkan anak Anda tidak makan makanan yang baik. Jadi, pertanyaannya adalah bagaimana Anda dapat mendorong anak Anda agar makan dengan benar sampai tahap ini selesai? Berikut adalah beberapa ide yang akan membantu Anda memahami bagaimana Anda dapat menangani anak yang suka pilih-pilih makanan dengan cara yang jauh lebih baik.

Anak yang Suka Pilih-pilih Makanan

  1. Jangan bertengkar karena makanan

Anda dapat menawarkan berbagai jenis makanan sehat yang baik. Anak Anda mungkin menolak makanan-makanan tersebut pada awalnya, tetapi ia mungkin akan mencoba setelah beberapa waktu. Jadi, siapkan makanan yang baik dan sajikan di piring dengan cara yang menarik. Buat makanan terlihat cantik. Tawarkan buah-buahan segar, sayuran dan ayam tanpa memaksa dia. Coba jenis makanan yang berbeda dan anak Anda mungkin mengejutkan Anda dengan apa yang mereka sukai.

  1. Berikan banyak pilihan

Banyak anak-anak yang menghindari makan sayuran. Salah satu cara terbaik untuk mendorong anak-anak untuk makan sayuran hijau adalah dengan membawa mereka saat berbelanja sayuran. Banyak anak yang akan menemukan sayuran dengan warna menarik. Jadi, ajak anak Anda berbelanja dan dorong dia untuk memilih beberapa sayuran. Jika dia tidak suka sayuran hijau maka dorong dia untuk memilih sayuran berwarna oranye, kuning atau merah.

  1. Hindari terlalu banyak cairan

Seorang anak tidak boleh hanya minum kalori. Batasi konsumsi jus. Selalu hindari jus dengan tambahan gula dan pengawet. Dorong anak untuk minum banyak air putih dalam sehari. Sajikan susu atau jus saat makan dan air selama sisa hari. Anak Anda harus memiliki sekitar dua setengah cangkir susu sehari.

  1. Bernegosiasi dan jangan biarkan dia mengonsumsi terlalu banyak gula

Anak-anak menyukai permen, kue, cokelat, dll. Mengonsumsi terlalu banyak gula tidak sehat bagi siapa saja. Jadi, tawarkan beberapa makanan ringan yang secara alami manis. Misalnya, Anda dapat menawarkan yogurt rendah lemak, buah-buahan segar, pisang beku dan irisan apel dengan selai kacang. Ini akan membantu Anda untuk memasukkan buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan dan banyak makanan sehat dalam menu makanan anak Anda. Berikan permen sebagai hadiah setelah selesai makan dan jangan menyajikannya sebagai makanan.

  1. Tetapkan jadwal makan

Atur jadwal makan untuk anak Anda dan beri dia banyak pilihan makanan di waktu camilannya. Jadwal membantu anak dalam memahami kapan dia harus makan cookie dan kapan dia harus makan makanan utama. Anda dapat menawarkan buah-buahan, sayuran, yogurt, selai kacang, mentega almond, sereal atau sandwich pada waktu camilan.

  1. Buat waktu makan menjadi waktu yang menyenangkan

Gunakan trik-trik kecil untuk membuat waktu makan yang menyenangkan. Misalnya, Anda dapat memotong makanan menjadi bentuk yang menyenangkan dengan cetakan kue dan memberinya kejutan setiap hari. Beri dia bentuk potongan wortel yang berbeda setiap hari untuk mendorong makan sehat. Jaga suasana hati tetap bahagia dan optimis dengan berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan.

  1. Dorong anak untuk membantu Anda di dapur

Dorong anak Anda untuk membantu Anda menyiapkan makanan. Ini pasti akan meningkatkan peluang dia untuk memakan makanan yang dia siapkan saat membantu Anda memasak. Ini akan membuat dia mencoba makanan yang telah siap di meja.

  1. Jangan lupa untuk menghargai anak Anda

Bicara tentang hal-hal benar yang dia lakukan di atas meja makan. Pujilah anak Anda di depan ayah dan saudara-saudaranya. Hal ini akan memotivasi dia untuk melanjutkan kebiasaan yang tepat dan mengadaptasi beberapa kebiasaan makan yang baru tapi bagus untuk mendapatkan lebih banyak penghargaan. Kritik hanya akan membuat anak-anak mengulangi kebiasaan yang salah mereka.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: