Apa Itu Kehamilan Ektopik

Apa Itu Kehamilan Ektopik?

Kehamilan adalah waktu yang indah serta waktu yang menakutkan bagi seorang wanita. Mereka melalui banyak perubahan baik secara emosional maupun fisik. Meskipun banyak wanita mengalami kehamilan normal di mana janin tumbuh secara penuh di dalam rahim ibu, beberapa wanita tidak begitu beruntung. Kehamilan ektopik adalah salah satu komplikasi yang paling fatal jika kondisi ini tidak terdiagnosis pada awalnya. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan selama masa kehamilan untuk mengetahui apakah kehamilan Anda normal atau tidak. Jadi apa itu kehamilan ektopik? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang kehamilan ektopik.

Apa itu Kehamilan Ektopik

1. Apa itu kehamilan ektopik?

Kehamilan ektopik adalah salah satu kehamilan yang abnormal di mana janin tumbuh tidak di dalam rahim ibu seperti pada kehamilan normal, tetapi tumbuh di luar rahim, baik di dinding luar rahim atau saluran tuba.

2. Mengapa kehamilan ektopik berbahaya?

Hal ini berbahaya karena merupakan kehamilan yang tidak normal. Janin memberi tekanan pada organ-organ internal lainnya dalam tubuh seorang ibu dan dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan pada ibu. Juga karena tidak ada cukup ruang untuk janin tersebut tumbuh atau mendapatkan nutrisi yang tepat, janin tidak dapat mencapai jangka waktu yang penuh. Sebelum memberikan akibat yang fatal bagi ibu yang mengandung, kehamilan harus dihentikan.

3. Bagaimana kita bisa tahu bila mengalami kehamilan ektopik?

Akan ada perdarahan yang berlebihan, sakit yang tak tertahankan di perut dan serangan pingsan ketika Anda mengalami kehamilan ektopik. Sulit untuk mencari tahu melalui USG pada tahap awal kehamilan Anda, tetapi ini akan menjadi semakin jelas pada tahap selanjutnya. Penting bagi Anda untuk melakukan pengecekan terhadap kandungan Anda secara berkala untuk berjaga-jaga agar kandungan Anda tetap sehat dan tidak memiliki masalah.

4. Bagaimana kemungkinan untuk hamil kembali setelah terkena kehamilan ektopik?

Hal ini tergantung pada bagaimana penghentian kehamilan itu dilakukan dan kerusakan pada organ-organ lain saat mengakhiri kehamilan. Beberapa wanita beruntung dan bisa hamil lagi, sementara beberapa tidak begitu beruntung dan tidak akan pernah bisa hamil lagi.

5. Apa yang menyebabkan kehamilan ektopik?

Seorang wanita dapat terkena kehamilan ektopik jika telah terjadi kerusakan pada saluran tuba nya karena infeksi atau operasi sebelumnya. Penyakit radang panggul juga bisa menyebabkan kehamilan ektopik. Dalam kasus tertentu seperti telur yang mengalami kesulitan melewati tabung ke dalam rahim dan karena itu janin tetap tertahan di dalam tabung.

Kehamilan ektopik tetap menjadi penyebab utama kematian selama kehamilan dan karena itu sangat penting untuk mengakhiri janin sesegera mungkin. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat traumatis ketika seorang ibu mengakhiri kehamilan, tetapi harus dilakukan ketika ia mengalami kehamilan ektopik, karena janin yang telah berkembang secara penuh dapat berakibat fatal bagi janin dan ibu. Hal yang baik tentang kehamilan ektopik adalah bahwa kejadian ini sangat langka dan hanya persentase kecil dari wanita yang melalui hal ini. Selalu penting untuk memiliki pemeriksaan secara berkala dengan dokter kandungan dan biarkan dokter mengecek perkembangan kehamilan Anda untuk mengetahui adanya komplikasi Anda yang mungkin Anda rasakan selama kehamilan.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: