Bekerjakah Produk Anti Penuaan

Bekerjakah Produk Anti Penuaan Anda?

Menjadi tua bukanlah hal yang buruk tapi banyaknya perubahan pada tekstur kulit ataupun rambut membuat seseorang menjadi lebih takut untuk menjadi tua. Keriput, garis-garis usia dan perubahan fisik lainnya yang terkait dengan usia tidak diterima dan seorang wanita diharapkan untuk terlihat muda selama dia bisa. Di sinilah peran berbagai produk yang mengusung tema kecantikan dan anti penuaan menjadi lebih marak di pasaran. Sejak lama wanita telah membeli produk-produk ini tanpa benar-benar melihat banyak perbedaan dalam kulit dan penampilan. Jadi, bekerjakah produk anti penuaan Anda? Berikut adalah beberapa alasan mengapa produk anti penuaan mungkin tidak bekerja.

Bekerjakah Produk Anti Penuaan

  • Banyak dari bahan-bahan dalam produk anti penuaan bekerja hanya ketika disuntikkan di bawah kulit dan tidak bila diterapkan di atasnya

Contoh ini bisa menjadi suntikan asam hyaluronic. Meskipun asam hyaluronic merupakan bahan dalam krim anti penuaan, memiliki sangat sedikit atau bahkan tidak ada efeknya pada kulit bila diterapkan di permukaan. Ini harus disuntikkan di bawah kulit agar efeknya bisa bekerja dengan baik. Ini bisa menjadi salah satu alasan mengapa krim anti penuaan yang Anda gunakan tidak sepenuhnya memberikan hasil yang diinginkan.

  • Krim tanpa referensi dokter mungkin saja tidak memberikan hasil yang diharapkan

Tentu saja krim tersebut masih aman untuk kulit Anda dan tidak menyebabkan kerusakan apapun, tetapi Anda juga perlu memahami bahwa ini tidak akan benar-benar efisien. Anda juga perlu khawatir tentang jumlah dan persentase bahan anti penuaan yang tekandung pada krim.

  • Sebagian besar krim ini hanya pelembab dan pengelupas kulit yang membuat kulit menjadi berseri

Setelah Anda berhenti menggunakan krim untuk satu hari, Anda akan melihat bahwa kulit Anda akan kembali lagi ke normal. Sebagian besar krim pelembab hanya dijual dalam kemasan mahal dengan hal-hal yang secara teknis semu pada sampul untuk membuat Anda tertarik untuk menggunakannya.

  • Beberapa krim dapat menyebabkan alergi atau ruam kulit

Apabila penggunaan krim bisa membuat alergi atau ruam kulit, sebaiknya segera hentikan penggunaannya sebelum krim tersebut memberikan efek pada kulit. Setiap krim memiliki beberapa efek hanya bila diterapkan untuk jangka waktu yang panjang. Berhenti secara tiba-tiba dalam menerapkan krim bisa menjadi alasan lain mengapa krim anti penuaan tidak benar-benar bekerja.

Sinar matahari dan merokok dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput muncul di kulit. Jauhi diri dari sinar matahari, hentikan rokok dan minum banyak air untuk menjaga keriput tetap menjauh selama beberapa tahun lagi dan terima kenyataan bahwa penuaan adalah bagian dari kehidupan. Rangkullah usia Anda dan jangan biarkan efek fisik seperti keriput mempengaruhi semangat Anda untuk hidup.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: