Benda Paling Banyak Bakteri

Inilah 7 Barang Paling Banyak Bakteri di Rumah

Ternyata, bakteri ada di mana-mana bahkan di tempat-tempat yang Anda pikir lebih bersih seperti di tempat-tempat barang rumah tangga yang paling sering digunakan. Disini ada beberapa barang paling banyak bakteri yang disebutkan bukan bertujuan untuk membuat Anda takut, tetapi agar lebih waspada dan lebih sering untuk membersihkannya. Berdasarkan Kelly Reynolds,Ph.D., lingkungan biologi di University of Arizona’s Zuckerman College of Public Health di Tucson yang dilansir oleh Real Simple; benda-benda yang ada di rumah ini sebaiknya lebih dipioritaskan dan fokuskan energi Anda untuk membersihkannya.

Benda Paling Banyak Bakteri

  • Spon piring dapur

Spon piring dapur biasanya digunakan untuk mencuci dan membersihkan peralatan dapur. Tapi ternyata spon yang kebanyakan ada di rumah tangga ini mengandung banyak bakteri; hal ini diungkapkan oleh Reynolds. Spon yang digunakan ini ketika di tes ternyata bakteri yang positif penyebab penyakit; bahan spon yang basah dan lembab mengakibatkan tempat yang nyaman untuk berkembang biaknya jamur dan bakteri. Jadi apabila Anda menggunakan spon di rumah sebaiknya setiap penggunaan, bersihkan dan bilas spon dengan air panas; buang airnya dan biarkan kering. Penggunaan spon akan lebih baik bila dibiarkan dalam kondisi kering daripada basah; dan setiap jangka waktu tertentu gantilah spon Anda dengan yang baru.

  • Wastafel dapur

“Daerah ini biasanya mengandung lebih dari 500.000 bakteri; sepuluh kali jumlah yang ditemukan pada rata-rata toilet,” kata Reynolds. Wastafel dapur yang pasti menjadi tempat dimana Anda sering membersihkan berbagai makanan seperti mencuci bersih daging mentah, membersihkan sayuran dan buahan, mencuci piring bekas pakai, dll. Bayangkan bila Anda tidak pernah membersihkannya sama sekali! Dengan ditambah faktor kelembaban yang ada di dapur dan sisa makanan yang menempel; potensi pertumbuhan kuman dan bakterinya akan sangat banyak. Bersihkan wastafel dapur beberapa kali dalam seminggu setelah Anda selesai mencuci atau membersihkan makanan mentah; gunakan scrub sabuk untuk menyingkirkan bakteri dari permukaan wastafel.

  • Sikat gigi

Sikat gigi merupakan salah satu benda yang bisa menjadi tempat bersembunyinya bakteri. Ketika selesai menyikat gigi; dimana Anda menyimpan sikat gigi? Apabila Anda hanya meletakannya di kamar mandi dan di tempat yang basah, jelas sikat gigi akan menjadi terkontaminasi. Cara yang lebih disarankan untuk menyimpan sikat gigi adalah di tempat yang lebih kering; jauh dari tempat basah dan dalam keadaan dudukan tegak. Ganti sikat gigi setiap tiga bulan atau setelah Anda sakit.

  • Elektronik

Remote kontrol dan keyboard computer yang paling sering disentuh dan jarang dibersihkan menjadi dua benda yang paling berbakteri. Penelitian yang dilakukan Reynolds menunjukkan bahwa satu perangkat dapat berisi ribuan bakteri, termasuk varietas yang sama ditemukan di spon dapur. Darimanakah sumber bakteri ini? Orang-orang sering makan makanan ringan sementara mengetik, meninggalkan minyak dan remah-remah yang menyebabkan menempelnya kuman dan digunakan sebagai “makanan” untuk membantu mereka tumbuh. Demikian juga dengan remote kontrol televisi. Dengan mengetahui hal ini, bukankah Anda akan lebih rajin untuk membersihkan peralatan ini? Bersihkan seminggu sekali dengan tissue dan peralatan pembersih elektronik.

  • Karpet

Karpet bisa menjadi pemanis ruangan dan juga sebagai pelindung kaki agar terhindar dari lantai yang dingin. Tapi di dalam karpet bisa menjadi sarang dari bakteri yang menyebabkan infeksi pada kulit. Sel-sel kulit, partikel makanan, serbuk sari, dan bulu binatang yang berkumpul di karpet dapat menjadi hamparan untuk kuman. Bersihkan karpet secara rutin; bisa di laundry atau pun divakum secara berkala.

  • Tas

“Kebanyakan tas memiliki puluhan ribu bakteri pada bagian bawahnya, dan beberapa bahkan jutaan”, kata Reynolds. Ketika Anda meletakkan tas di semua tempat, secara tidak langsung Anda juga menempelkan tas pada tempat yang belum tentu bersih. Terlebih lagi untuk tas seperti tas olah raga dan ransel anak yang bisa saja bersentuhan dengan lantai, jalanan, aspal,dll. Untuk menjaga kebersihannya, sebaiknya cuci tas secara berkala atau bersihkan dengan produk desinfektan yang aman untuk tas.

Hewan peliharaan tidak mengherankan bila memiliki banyak kuman. Dari berbagai tempat yang ia jelajahi kemudian kembali ke tempat tidurnya, menjadikan tempat tidur hewan menjadi tempat sarang bakteri juga. Sekali seminggu bersihkan tempat tidur hewan ini dan bilas dengan air panas; kemudian keringkan hingga benar-benar kering.

Semua benda atau tempat bisa menjadi sarang dari bakteri; yang pasti semakin jarang dibersihkan akan semakin banyak pula bakteri yang menempel. Jadi ingat untuk selalu rajin membersihkan benda-benda di atas secara berkala ya agar bakteri tidak banyak menempel.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: