Berhenti Meminta Maaf

Alasan Untuk Berhenti Meminta Maaf Terus-menerus

Permintaan maaf adalah ekspresi penyesalan karena menyakiti seseorang atau melakukan sesuatu yang salah. Namun, terkadang orang meminta maaf terlalu sering, bahkan ketika hal tersebut tidak diperlukan. Menurut Beverly Engel, penulis buku The Power of Apology, ini bisa berasal dari beberapa faktor termasuk diajarkan untuk bertanggung jawab atas isu atau masalah, yang mengajarkan bahwa permintaan maaf merupakan bentuk kesopanan, memiliki rasa takut akan konflik atau menjadi korban pelecehan. Sekarang Anda harus menyadari alasan khusus untuk berhenti meminta maaf sepanjang waktu.

Berhenti Meminta Maaf

1.Tidak Selalu Salah Anda

Pernahkah Anda meminta maaf ketika hujan turun atau ketika teman baik Anda datang terlambat untuk makan malam? Tidak satu pun dari hal-hal ini merupakan kesalahan Anda. Anda mendapati diri Anda meminta maaf untuk sesuatu yang bukan kendali Anda. Anda harus berhenti meminta maaf untuk hal-hal yang bukan salah Anda. Misalnya mengatakan kepada seseorang bahwa Anda meminta maaf karena mereka memiliki hari yang buruk, lebih baik katakan bahwa Anda berharap hari mereka akan berjalan lebih baik.

2. Menghidupkan Harga Diri yang Rendah

Harga diri adalah evaluasi emosional diri yang mencakup keyakinan dalam kemampuan dan kompetensi. Terus-menerus meminta maaf dapat memperkuat perasaan negatif tentang diri Anda, terutama karena meminta maaf dapat membuat Anda merasa kalah. Menariknya, hanya dengan mengurangi permintaan maaf dapat memiliki dampak positif pada diri Anda.

3. Kehilangan Respek dari Rekan

Jika Anda meminta maaf sepanjang waktu di tempat kerja, rekan kerja Anda mungkin akan kehilangan rasa hormat terhadap Anda dan mulai mengambil keuntungan dari Anda. Pada awalnya ini mungkin tampak berlawanan dengan kata hati karena banyaknya hubungan antara meminta maaf dan kesopanan. Namun, banyak publikasi bisnis merekomendasikan bahwa orang sering meminta maaf di tempat kerja dapat membuat seseorang tampak lemah. Penting untuk memiliki keputusan di tempat kerja dan hanya meminta maaf jika benar-benar diperlukan. Ini akan membuat orang lebih menghormati Anda.

4. Menempatkan Anda di Posisi Bawah

Berdasarkan sifatnya, permintaan maaf menempatkan Anda dalam posisi bawah. Jika Anda menemukan diri Anda sering meminta maaf, terutama kepada rekan-rekan Anda, ini bisa menjadi masalah bagi kepercayaan diri Anda. Tidak ada yang suka merasa berada di bawah orang lain, merskipun tentu saja, dalam pekerjaan dan dalam kehidupan, akan selalu ada orang-orang yang berada di atas Anda, tetapi membuat diri Anda merasa di bawah dengan sering meminta maaf adalah hal lain.

5. Menghindari Konflik

Hal ini tidak jarang dilakukan oleh banyak orang, meminta maaf untuk menghindari konflik. Namun, menghindari atau menunda semua konflik bukanlah hal yang baik. Konflik hanya berupa perselisihan antara ide-ide, dan bekerja melalui perbedaan pendapat dapat mengeratkan hubungan atau mencari ide baru yang bahkan lebih baik. Jadi, hindari meminta maaf dalam upaya untuk menunda konflik, meskipun Anda tidak suka konflik.

6. Kehilangan Arti

Ketika Anda meminta maaf terus menerus, kata maaf mulai kehilangan artinya bagi orang lain. Jika Anda meminta maaf secara tulus, maka Anda akan diterima dengan tulus juga. Namun, Anda harus menyadari jika meminta maaf untuk setiap hal kecil, “aku minta maaf” akan kehilangan banyak maknanya. Gunakan permintaan maaf Anda pada hal-hal penting.

7. Tak Ada Salahnya Menjadi Diri Sendiri

Pernahkah Anda mendapati diri Anda meminta maaf karena tidak berpakaian dengan sesuai atau karena Anda tidak mau mengubah pemikiran Anda? Anda tidak harus meminta maaf untuk suatu hal seperti itu. Tidak perlu meminta maaf untuk menjadi diri sendiri.

Mengatakan minta maaf bisa menjadi kebiasaan, tapi bukan kebiasaan yang baik. Hal ini dapat membuat Anda kehilangan kepercayaan diri, dan membuat orang lain tidak lagi menghormati Anda. Simpan permintaan maaf Anda untuk waktu dimana meminta maaf diperlukan, ini akan mendorong kepercayaan diri Anda! Apakah Anda mempunyai kebiasaan meminta maaf yang terlalu sering?

Sumber: Lifestyle Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: