Cara Mengurangi Resiko Stroke

Cara Mengurangi Resiko Stroke

Dengan jenis makanan dan gaya hidup yang kita ikuti, ada kemungkinan terjadi peningkatan terhadap resiko stroke. Stroke dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja, cara terbaik untuk tidak mendapatkan stroke adalah dengan mengetahui gejala dan mencoba untuk melakukan pencegahan. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa cara mengurangi resiko stroke.

Cara Mengurangi Resiko Stroke

1. Langkah pertama danpenting adalah dengan memeriksa tekanan darah Anda

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan stroke pada akhirnya jika Anda tidak mendapatkan perawatan sejak dini. Cek tekanan darah Anda pada setiap kesempatan dan Anda harus sangat berhati-hati jika hipertensi juga ada dalam riwayat keluarga. Dengan perangkat berguna yang tersedia Anda bahkan bisa memeriksa sendiri tekanan darah Anda.

2. Fibrilasiatrium ataukelainan padajantung

Atrial Fibrilasi atau Afib adalah kondisi jantung yang abnormal yang meningkatkan kemungkinan stroke sebesar 500%. Pergi ke dokter jika Anda menemukan sesuatu yang abnormal pada jantung Anda atau jika Anda merasa tidak nyaman di sekitar dada. Seorang dokter dapat mengidentifikasi dan mengobati kondisi yang membantu Anda mencegah terjadinya stroke.

3. Kurangi merokok atau berhenti merokok sama sekali

Perokok memiliki kesempatan lebih besar untuk menderita stroke dibandingkan non-perokok karena merokok dapat merusak dinding pembuluh darah, mempercepat penyumbatan arteri, meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras.

4. Kontrol konsumsi alkohol Anda atau berhenti mengonsumsi alkohol sama sekali

Meskipun itu tidak seburuk merokok, alkohol juga dapat berkontribusi pada resiko Anda terkena stroke. Lebih baik Anda minum secukupnya atau tidak minum sama sekali. Jika Anda tetap ingin minum alkohol, batasi dan kurangi asupan alcohol tiap minggunya secara bertahap.

5. Periksa tingkat kolesterol Anda

Kolesterol telah menjadi silent killer saat ini. Sama seperti Anda ingin tingkat tekanan darah Anda diperiksa, Anda juga perlu untuk mendapatkan pemeriksaan pada kadar kolesterol karena kolesterol yang tinggi dapat menyumbat arteri Anda. Anda perlu mulai merasa khawatir jika kadar kolesterol Anda lebih dari 200.

6. Diabetes

Sama seperti hal nya tingkat tekanan darah dan kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan kemungkinan stroke; diabetes yang tidak terkontrol juga bisa merusak sistem dalam tubuh Anda dan menyebabkan stroke. Kelola diabetes Anda dan konsumsi pil yang diresepkan oleh dokter Anda.

7. Makan makanan sehat dan berolahraga secara teratur

Terlalu banyak makanan berlemak dan timbunan lemak di tempat yang salah juga dapat menyebabkan stroke. Pilih makanan yang rendah lemak trans, natrium dan konsumsi makanan yang kaya akan sayuran hijau, buah-buahan dan sayuran lainnya. Berolahraga secara teratur juga membantu Anda tetap fit dan dapat mencegah stroke. Anda bisa melakukan jadwal harian untuk menu makanan sehat sehari-hari dan jadwal untuk olahraga secara teratur agar Anda tetap sehat.

8. Transient Ischemic Attack (TIA)

Ini adalah kondisi stroke yang terlihat seperti tidak ada kerusakan permanen. Tapi jika Anda dapat mengidentifikasi hal ini dan mendapatkan perawatan yang tepat waktu, Anda akan merasa lebih baik sebanyak 40% dari orang-orang yang memiliki pengalaman TIA yang pada akhirnya akan mengalami stroke.

Apakah Anda mengenal seseorang yang terkena stroke? Apakah Anda memiliki cara-cara tertentu untuk mengurangi kemungkinan stroke terjadi pada diri Anda? Apakah kebiasaan-kebiasaan sehat yang biasa Anda lakukan?

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: