Fakta Tentang Antioksidan

7 Fakta Tentang Antioksidan. Mengejutkan Tetapi Juga Menarik Untuk Diketahui

Ada beberapa fakta yang cukup menarik tentang antioksidan yang bisa sangat berguna untuk Anda ketahui apabila Anda sedang mencoba untuk membuat diet Anda lebih sehat. Antioksidan mencegah kerusakan sel dengan menghapus radikal bebas dalam tubuh yang terbentuk selama proses pencernaan, stres, ketika Anda menghirup asap rokok, dan ketika Anda makan makanan dengan bahan kimiawi. Berikut informasi yang perlu Anda ketahui; beberapa fakta tentang antioksidan.

Fakta tentang Antioksidan

1. Melindungi Anda dari Oksidasi Karbohidrat

Salah satu fakta yang menarik tentang antioksidan adalah antioksidan melindungi tubuh dari oksidasi yang terjadi ketika karbohidrat dicerna. Para peneliti membuktikan bahwa ketika orang minum air gula, yang tidak memiliki antioksidan, tingkat oksidasi meningkat. Namun, ketika orang minum jus jeruk tingkat oksidasi tidak melonjak karena jus jeruk alami memiliki antioksidan untuk melindungi terhadap oksidasi. Ini adalah alasan yang baik untuk minum jus yang 100% alami bukan minuman energi dengan pemanis.

2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Antioksidan Setiap Anda Makan

Karena pencernaan menghasilkan radikal bebas, Anda perlu makan makanan yang kaya antioksidan pada setiap kali makan. Seseorang yang rata-rata mengonsumsi 2.500 kalori per hari membutuhkan 11.000 milimol antioksidan, dan orang yang mengonsumsi rata-rata 1.800 kalori per hari membutuhkan 8.000 milimol antioksidan. Kebanyakan orang bahkan tidak makan setengah jumlah ini! Sementara, tanpa cukup antioksidan dapat menyebabkan penyakit kronis.

3. Penting untuk Memilih Makanan yang Baik

Ini sebenarnya sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkan banyak antioksidan dalam diet Anda. Misalnya, 1 buah pisang memiliki sekitar 1.000 milimol antioksidan, tetapi porsi blueberry memiliki sekitar 8.000 milimol antioksidan. Anda tetap harus makan banyak antioksidan sepanjang hari karena ada banyak faktor seperti situasi stres dan polusi yang bisa melanda, berarti Anda perlu mengonsumsi buah, kacang hitam, dan buah delima yang kaya antioksidan.

4. Antioksidan dapat Ditemukan di Tempat-tempat yang Tidak Terduga

Ada lebih banyak makanan umum yang tinggi antioksidan dan dapat Anda temukan di toko kelontong dengan harga lebih murah. Misalnya, kacang-kacangan tertentu yang ternyata merupakan sumber antioksidan terbesar. Kacang hitam, kacang merah, kacang pecan, dan almond kaya akan antioksidan. Bahkan apel merah memiliki lebih dari 7.000 milimol antioksidan! Jika Anda makan banyak makanan nabati, ada antioksidan dengan 64 kali lebih banyak dalam makanan nabati daripada hewani.

5. Rempah dan Bahan Herbal adalah Sumber Terbaik

Menambahkan sejumlah kecil rempah-rempah dan herbal pada makanan Anda dapat memberikan dorongan signifikan terhadap kandungan antioksidan. Ada bumbu dan rempah-rempah lainnya yang sama kuatnya. Misalnya kayu manis, lemon kering, dan cengkeh memiliki jumlah tertinggi antioksidan. Memiliki semangkuk oatmeal dengan kayu manis tidak hanya akan terasa enak, tetapi juga membantu Anda mendapatkan semua antioksidan yang Anda butuhkan.

6. Antioksidan Bisa Dipengaruhi Oleh Cara Memasak

Metode memasak tertentu dapat menguras antioksidan dalam makanan. Merebus saat memasak akan menghasilkan antioksidan berkurang. Mengukus adalah pilihan bagus untuk melestarikan antioksidan. Paprika misalnya, antioksidannya akan hilang dengan mudah ketika dimasak sehingga cara terbaik adalah dengan dimakan mentah. Namun, tingkat antioksidan pada wortel dan seledri justru sebenarnya akan meningkat ketika mereka dimasak matang.

7. Aktifitas Antioksidan Akan Meningkat dengan Berolahraga

Pada tahun 2005, sebuah artikel diterbitkan dalam Journal of Exercise Science menyatakan olahraga meningkatkan oksidasi, namun, proses setelah selesai berolahraga justru meningkatkan kadar antioksidan! Jika Anda membutuhkan alasan lain untuk mulai berolahraga, sekarang Anda tahu pemulihan latihan yang baik untuk tingkat antioksidan. Untuk mendapatkan lebih banyak manfaat, makan makanan seperti buah, cokelat, dan sayuran berdaun hijau akan lebih meningkatkan aktivitas antioksidan Anda. Ini dapat mencegah atau mengurangi rasa sakit setelah olahraga yang mungkin alami.

Mendapatkan antioksidan harian harus sama pentingnya dengan mendapatkan vitamin harian dan mineral. Untungnya, sebagian besar makanan yang kaya akan vitamin dan mineral juga kaya antioksidan. Blueberry, kacang hitam, dan buah delima hanya beberapa contoh makanan sehat yang merupakan sumber besar antioksidan. Apa makanan favorit Anda yang kaya akan antioksidan?

Sumber: Health Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: