Fobia Komitmen

Hal-hal yang Harus Diketahui Tentang Fobia Komitmen

Fobia Komitmen

Fobia komitmen adalah ketakutan akan berhubungan ke dalam setiap jenis komitmen, terutama yang menyangkut dengan hubungan romantis. Tapi komitmen terhadap karir, keluarga, teman atau bahkan pekerjaan atau tanggung jawab juga bisa berada pada lingkup jenis fobia ini. Fobia komitmen itu sendiri berasal dari rasa takut akan kegagalan. Ketika membayangkan seberapa buruk suatu hal akan membawa pada kegagalan maka mereka akan memutuskan untuk tidak masuk ke dalam suatu komitmen sama sekali, sehingga menjadi fobia komitmen. Seperti setiap fobia lain, jenis fobia ini juga dapat diobati dan disembuhkan. Tapi untuk mampu menangani masalah seperti fobia komitmen, kita harus tahu apa itu, bagaimana cara mengidentifikasinya dan apa langkah yang harus diambil untuk menghindarinya menjadi paranoid. Di bawah ini tercantum 7 hal yang perlu diketahui tentang fobia komitmen.

  • Fobia komitmen tidak terbatas dalam kasus hubungan romantis saja; fobia komitmen ini dapat mempengaruhi keputusan sehari-hari Anda dalam membangun hubungan dengan keluarga, teman dan kenalan lainnya.
  • Fobia komitmen atau ketakutan yang tidak wajar akan komitmen memiliki kategori dan jenis lainnya. Ketakutan akan jatuh cinta disebut Philophobia’; fobia akan kegagalan disebut Kakorraphiobphobia’, dan fobia pada pernikahan disebut Gamophobia’.
  • Penyebab fobia komitmen pada orang tertentu mungkin cukup menantang untuk dicari tahu. Ini bisa disebabkan dari pengalaman buruk yang melibatkan suatu hubungan di masa lalu. Salah satu hubungan yang buruk bagi seseorang akan membuat mekanisme pertahanan dalam diri mereka dan orang tersebut tidak akan dapat mempercayai siapa pun lagi. Pengalaman masa lalu mengenai hubungan yang gagal dapat membawa kembali kenangan buruk yang telah terjadi yang akhirnya menyebabkan kecemasan dan ketakutan akan hubungan lain gagal, dan dengan demikian muncul lah fobia komitmen.
  • Selain cinta, hubungan romantis juga melibatkan kepercayaan, rasa hormat, loyalitas dan kompromi, serta hal lainnya. Fobia komitmen mengambil alih kehidupan seseorang karena hubungan yang gagal di masa lalu atau pengalaman buruk dalam kehidupan cintanya karena dia tidak mampu mengatasi dengan harapan atau pikiran-pikiran buruk mengenai kegagalan dalam hubungan yang seperti itu.
  • Ironisnya, fobia komitmen juga selalu menginginkan pasangan hidup yang kompatibel. Mereka menginginkan dan mendambakan apa yang paling mereka takuti. Mereka selalu ingin masuk ke suatu hubungan yang serius dan kemudian ketika segala sesuatu telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang ia inginkan, mereka akan menarik diri dan putus asa serta menyerah karena fobia mereka.
  • Fobia komitmen memiliki sifat pengrusakan pada diri sendiri. Orang-orang yang memiliki fobia ini tidak bisa melakukan apa pun, memiliki kecenderungan untuk melarikan diri dan mencoba untuk meyakinkan diri bahwa masalah yang terjadi terletak pada pihak lain. Namun, konsekuensi dari fobia komitmen secara emosional sangat lah luar biasa dan penderitanya tidak hanya tidak dapat menemukan pasangan yang ideal, tetapi juga mendapati bahwa hubungan itu tidak bisa dijalankan untuk hubungan dalam jangka waktu panjang.
  • Untuk membebaskan diri atau teman Anda dari fobia pada komitmen, ada banyak terapi dan obat yang tersedia yang bisa digunakan untuk membantu penyembuhan. Dengan terapi perilaku yang tepat, konseling, hipnoterapi, dan obat-obatan; jika diperlukan, fobia komitmen dapat disembuhkan dan konsekuensi serius bisa dihindari.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.