Gejala Tekanan Darah Rendah

5 Gejala Tekanan Darah Rendah

Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah kondisi umum terutama di kalangan mereka yang mengikuti kebiasaan diet yang salah atau di antara orang-orang yang kekurangan gizi. Tapi ada juga beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah seperti pendarahan, otot jantung lemah, infeksi, dehidrasi, kurang nutrisi,dll. Untuk mengetahui secara pasti berapa tekanan darah Anda, tentu sebaiknya berkonsultasi dengan ahli medis. Tekanan darah yang berada di bawah tekanan darah normal dapat menyebabkan kelemahan atau pusing karena aliran darah tidak memadai ke organ-organ vital tubuh. Beberapa gejala tekanan darah rendah dilansir oleh magforwomen; apabila Anda pernah merasakannya mungkin sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Gejala Tekanan Darah Rendah

  • Pusing

Salah satu gejala yang paling umum bila Anda memiliki tekanan darah rendah adalah rasa pusing. Rasa pusing ini disebabkan karena penyediaan darah yang kaya oksigen tidak memadai ke otak. Beberapa orang bisa saja menjadi pingsan.

  • Sesak nafas

Adanya tanda-tanda sesak nafas juga bisa menjadi penanda tekanan darah rendah. Hal ini bisa disebabkan karena aliran darah yang terganggu ke otot jantung yang mengakibatkan sesak nafas atau dada nyeri. Ini adalah  gejala umum lainnya dari hipotensi.

  • Kulit pucat

Lancarnya peredaran darah dalam tubuh juga akan terpengaruh oleh tekanan darah rendah. Kulit yang tampak pucat serta rasa dingin pada kaki dan tangan adalah beberapa gejala tekanan darah rendah yang sebaiknya Anda waspadai.

Ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan benar, kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur. Kadang-kadang kondisi ini menjadikan mustahil kerja jantung untuk memompa darah bahkan menjaga tekanan darah normal.

  • Sakit kepala

Setiap kali tekanan darah turun, seseorang bisa mengalami sakit kepala. Sakit kepala yang disebabkan oleh tekanan darah bervariasi disebut orthostatic dan umumnya terjadi ketika ada perubahan mendadak dalam tekanan kepala Anda. Kadang-kadang, hal ini bahkan dapat menyebabkan mual.

Tekanan darah rendah meskipun tidak berbahaya seperti tekanan darah tinggi, tetap saja membutuhkan perhatian medis segera, terutama jika kondisi memburuk atau ada lebih dari satu gejala. Apabila orang yang memiliki tekanan darah rendah pingsan, Anda bisa membaringkannya dan kemudian meletakkan posisi kaki di atas bantal. Kesadaran akan kembali pada saat aliran darah menjadi normal.

Untuk mengatasi tekanan darah rendah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan. Perhatikan asupan makanan Anda; karena pasti ada perubahan pola makan dan gaya hidup yang harus diperbaiki. Untuk meningkatkan tekanan darah, sebaiknya jangan sampai dehidrasi karena salah satu penyebab tekanan darah turun adalah karena tubuh kekurangan cairan. Untuk informasi yang lebih jelas dan benar, tidak ada salahnya membaca beberapa artikel lain yang membahas tentang tekanan darah rendah ini.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: