Hukuman Fisik Pada Anak

Hentikan Hukuman Fisik Pada Anak. Mengapa Hukuman Fisik Tidak Seharusnya Dilakukan

Sangat penting untuk mendisiplinkan anak-anak, tetapi untuk menghukum mereka secara fisik dapat memiliki dampak jangka panjang pada pertumbuhan mereka. Hal ini dapat sangat menjengkelkan ketika anak-anak Anda mulai bersikap nakal, tidak mau mendengarkan; untuk mengantisipasi ini mungkin Anda pikirkan untuk mendisiplinkan mereka dengan memberi pukulan keras. Ini adalah pilihan yang mudah tapi cara ini tidak tepat. Anak-anak membutuhkan berbagai jenis perawatan saat tumbuh dewasa. Anda tidak dapat mengasuh anak yang berusia lima tahun dan seorang anak remaja dengan aturan yang sama. Berikut ini adalah mengapa Anda harus hentikan hukuman fisik pada anak dan pikirkan bentuk kedisiplinan yang lain untuk anak.

Hukuman Fisik Pada Anak

1. Hukuman fisik akan mengajarkan anak-anak bahwa yang terkuat selalu benar

Ini bukan lah apa yang Anda inginkan pada anak Anda untuk dipelajari. Bila Anda menggunakan hukuman secara fisik, anak Anda akan belajar bahwa jika Anda kuat, maka Anda dapat memilih antara mana yang benar dan mana yang salah. Hal ini dapat meninggalkan dampak ketakutan jangka panjang saat mereka tumbuh dewasa.

2. Hukuman fisik akan mengajarkan mereka bahwa kekerasan bisa menjadi solusi dalam pemecahan masalah

Jika Anda memukul anak untuk kelakuan buruk mereka atau saat mereka melakukan kesalahan, mereka mulai percaya dan belajar bahwa kekerasan dapat mengatur hal yang salah menjadi sesuatu yang benar. Hal ini tidak benar dan ini bukan lah apa yang kita inginkan untuk dipelajari oleh anak kita. Kekerasan tidak pernah menjadi sebuah solusi untuk suatu masalah.

3. Hukuman fisik dapat menghambat diri mereka

Ketika orang tua menghukum anak dengan memukul mereka, kadang-kadang ini dapat membuat anak-anak berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan mereka. Ini akan meninggalkan bekas luka pada harga diri mereka. Jika Anda ingin anak berhasil dalam hidup mereka, tingkat harga diri mereka tidak boleh dijatuhkan. Hati-hati dengan menghukum secara fisik, tentu saja ini bukan cara yang tepat untuk membuat harga diri mereka naik.

4. Hukuman fisik dapat melukai hubungan antara orangtua dan anak

Jika Anda menggunakan pukulan sebagai cara untuk mengatasi perbuatan yang salah, anak-anak Anda akan mulai kehilangan kepercayaan pada Anda dan itu akan melahirkan rasa takut dalam hubungan antara Anda dan anak Anda. Ini bukan cara terbaik untuk membentuk ikatan seumur hidup, Anda juga pasti tidak mau anak Anda menjadi tidak hormat lagi pada Anda. Maka dari itu, selalu dianjurkan untuk membicarakan hal-hal tertentu untuk mendisiplinkan anak-anak daripada menggunakan metodologi memukul untuk mendisiplinkan anak.

5. Hukuman fisik dapat mempengaruhi kesehatan mental anak Anda

Jika anak-anak sejak kecil sudah dipukul oleh orang tua mereka, mereka memiliki kemungkinan besar akan mengalami masalah pada kesehatan mental saat mereka tumbuh dewasa. Ini mungkin bukan apa yang Anda inginkan untuk anak Anda pada waktu itu, tetapi pukulan secara fisik dapat meninggalkan dampak jangka panjang jika Anda terlalu sering menggunakan hukuman fisik pada anak Anda.

Cara yang lebih baik adalah dengan membuat anak-anak memahami perbedaan antara hal yang benar dan yang salah dengan cara yang lebih manusiawi. Memukul dapat membantu hanya dalam sementara waktu, tetapi dapat menyebabkan hasil yang berbahaya juga. Jadi, selalu lebih baik untuk bertindak dengan cara yang lebih aman daripada menyesal.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: