Jangan Katakan Kalimat ini

Jangan Katakan Kalimat Ini Pada Pasangan Anda

Bertengkar memang tidak pernah menyenangkan, tetapi argumen merupakan bagian tak terhindarkan dari setiap hubungan yang sehat. Berdebat tentang bagaimana uang dibelanjakan, misalnya, dapat menjadi hal yang tidak nyaman dan sulit, tetapi pada akhirnya dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam keuangan dan menciptakan rasa hormat yang lebih dalam di antara pasangan. Namun, beberapa argumen tidak dapat memajukan hubungan atau membangun kepercayaan antar pasangan. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin membuat Anda tergoda untuk mengatakannya (atau berteriak) pada pasangan Anda, tapi tidak akan berbuat banyak untuk hubungan Anda. Jangan katakan kalimat ini pada pasangan Anda ya!

Jangan Katakan Kalimat ini

  1. Temanmu membuat saya gila

Ini bukanlah akhir dunia jika pasangan Anda memiliki seorang teman yang bertindak seperti orang bodoh. Orang itu ada dalam kehidupan pasangan Anda karena alasan tertentu dan berbicara buruk tentang teman pasangan Anda hanya akan menyebabkan perselisihan dalam hubungan Anda. Kecuali teman pasangan Anda melakukan sesuatu yang menyakitkan atau yang sangat tidak pantas, Anda bisa membicarakannya dengan pasangan Anda.

  1. Berhenti menyetir seperti itu

Apakah Anda benar-benar dalam bahaya? Jika pasangan Anda ber-SMS saat mengemudi atau menunjukkan tanda-tanda kemarahan jalan, Anda bisa berteriak tentang hal tersebut. Jika tidak, mengkritik cara mengemudi pasangan Anda dapat menyebabkan argumen yang mengerikan. Alih-alih marah karena ia melalukan belokan tajam atau menolak untuk menanyakan petunjuk, tanyakan pada pasangan Anda apakah dia sedang memiliki masalah atau jika dia ingin Anda untuk mengambil alih mengemudi untuk sementara waktu.

  1. Kamu mengenakan itu?

Jika pasangan Anda senang diberi kritik secara langsung, maka lakukan dan berikan umpan balik yang tidak Anda inginkan pada apa pun yang dia kenakan. Tapi jika Anda menikah dengan seseorang yang sedikit sensitif, hindari jenis komentar ini.

  1. Saya menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan kamu

Kecuali bagian selanjutnya dari kalimat ini adalah, “… jadi saya lebih dari senang untuk membayar setiap pengeluaran yang ada,” Anda tidak harus mengucapkan hal ini ketika bertengkar. Ini meremehkan dan kejam – dua hal yang tidak pernah Anda inginkan ada dalam suatu hubungan atau dalam kehidupan. Menjadi pencari nafkah tidak membuat Anda lebih berhak untuk mengambil keputusan atau tidak lagi bertanggungjawab di rumah.

  1. Jangan sentuh ponsel saya

Kita menyimpan hampir semua informasi pribadi kita di ponsel kita saat ini, tetapi jika Anda tidak menyembunyikan apapun dari pasangan Anda seharusnya tidak ada alasan untuk bersikap defensif tentang gadget Anda. Adalah hal yang masuk akal jika mengharapkan privasi dan menghormati barang-barang pribadi Anda, tetapi jika pasangan Anda perlu menggunakan ponsel Anda dan Anda panik dan mengatakan padanya untuk jangan menggunakannya, Anda akan masuk ke sebuah argumen yang tidak akan dengan mudah diselesaikan. Jika Anda tidak menyembunyikan apapun dalam pernikahan Anda, Anda tidak perlu khawatir tentang apa yang mungkin pasangan Anda temukan.

  1. Menyebutkan kesalahan pasangan

Kita semua pernah melakukan hal-hal yang tidak membuat kita bangga, tapi mengungkit kesalahan pasangan adalah hal yang berbahaya. Dan jika Anda merasa defensif ketika bertengkar, lakukan yang terbaik untuk tidak mengungkit masa lalu. Ingat bahwa Anda tidak akan pernah dapat menarik kembali hal-hal yang Anda katakan ketika Anda marah.

Sumber: MindBodyGreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: