Jika Anda Seorang Introvert

Bagaimana Untuk Tetap Seimbang antara Ekstrovert Jika Anda Seorang Introvert

Jika Anda Seorang Introvert

Menjadi seorang introvert bukanlah hal yang sama seperti pemalu. Otak introvert dan ekstrovert benar-benar bekerja secara berbeda. Aktivitas otak introvert cukup tinggi ketika mereka sendirian, dan sangat mudah bagi mereka untuk merasa kewalahan dengan rangsangan eksternal yang terlalu banyak. Di sisi lain, aktivitas otak ekstrovert lebih rendah ketika mereka sendirian, dan mereka menikmati rangsangan yang mereka dapatkan dari kehadiran orang lain. Mereka dapat merasa berada di bawah rangsangan jika mereka menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian.

Menyadari banyak stres dalam hidup yang disebabkan oleh kurangnya waktu sendirian bagi seorang introvert adalah sebuah bantuan yang besar. Berikut adalah cara untuk menjaga keseimbangan mental jika Anda seorang introvert di dunia ekstrovert.

  1. Anda membutuhkan waktu untuk penerimaan dan cinta-diri

Langkah pertama untuk menjadi bahagia sebagai seorang introvert adalah dengan menerima sifat sejati Anda. Bisa ada stigma yang melekat pada introvert, di mana ini hanya diperkuat oleh perasaan keraguan diri dan citra diri yang negatif. Baik ekstrovert maupun introvert, keduanya tidak ada yang lebih baik daripada yang lain – keduanya sehat, cara yang normal berfungsi. Anda akan menemukan bahwa hidup lebih mudah dan lebih menyenangkan ketika Anda memeluk diri Anda yang sempurna dan introvert.

  1. Anda memiliki lebih banyak pengertian dan dukungan

Sangat penting bahwa orang-orang yang dekat dengan Anda – dari pasangan Anda, keluarga Anda hingga rekan kerja Anda – memahami sifat introvert Anda. Introvert dapat disalahartikan sebagai pribadi yang dingin, sombong, atau tidak tertarik, terutama oleh ekstrovert. Anda dapat menjelaskan kepada orang-orang yang sering menghabiskan waktu dengan Anda bahwa Anda menemukan kedamaian batin ketika Anda memiliki waktu sendirian setiap hari. Introvert perlu waktu sendiri untuk mengisi ulang, di mana ini mungkin menjadi konsep yang sulit bagi ekstrovert untuk memahaminya – tetapi jika Anda memberitahu mereka, mereka memiliki alasan sendiri untuk perilaku Anda.

  1. Anda dapat menemukan pekerjaan yang kompatibel

Banyak introvert yang menghabiskan tahun mereka di karir yang secara sosial tidak cocok untuk seorang introvert. Ini membuat mereka lelah secara mental setiap hari, yang akhirnya menyebabkan kelelahan fisik. Menjadi penulis, misalnya adalah jalur karir yang jauh lebih kompatibel dengan sifat introvert.

Jika Anda seorang introvert, pilih pekerjaan yang memungkinkan Anda untuk berada di zona mental di mana Anda akan berkembang – jika tidak, Anda bisa berakhir mengalami lebih banyak stres daripada yang Anda inginkan. Kita menghabiskan banyak waktu kita untuk bekerja, sehingga itu juga mungkin menghabiskan waktu dengan memaksimalkan kecenderungan alami otak kita daripada pergi melawan arus.

  1. Anda menikmati istirahat setiap hari

Introvert membutuhkan istirahat; dan kita memerlukannya setiap hari. Tanpa waktu untuk sendirian, kita bisa terus-menerus merasa kewalahan dan letih. Cari tahu kegiatan yang membuat Anda merasa santai. Membaca buku, mandi, pergi untuk berlari, menulis dalam jurnal – apa pun itu, lakukan setiap hari. Untuk introvert, istirahat ini sama pentingnya untuk kesejahteraan.

  1. Anda tahu kapan harus mundur dengan lapang dada

Acara sosial bisa sama menyenangkannya bagi introvert dan ekstrovert, tapi introvert tidak bisa berlama-lama. Setelah melakukan banyak interaksi dengan orang lain, introvert perlu memproses secara mental semua yang telah mereka ambil. Ketahui hal ini, berpikir ke depan ketika merencanakan kalender sosial Anda dan bangun cara untuk mundur dengan lapang dada bila memungkinkan. Perencanaan sebelumnya dapat membantu Anda menghindari penderitaan dan rasa kewalahan di masa depan.

Sumber: Mindbodygreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.