Kesalahan Umum Saat Memasak

Kesalahan Umum Saat Memasak

Apakah Anda pernah menonton acara masak-memasak dan bertanya-tanya mengapa mereka memiliki kemampuan untuk mengubah bahan-bahan menjadi makanan lezat; sedangkan Anda memiliki kesulitan untuk mencampur berbagai bahan tersebut. Ketika berbicara tentang memasak, satu campuran yang salah saja dapat membuat makanan Anda dari lezat menjadi tidak termakan.
Kesalahan Umum Saat MemasakBanyak hal-hal yang perlu diperhatikan seperti potongan bahan, cara membersihkan bahan, campuran dengan komposisi yang tepat sehingga bisa menghasilkan makanan yang enak, serta teknik memasak yang benar. Oleh sebab itu penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan, Anda harus tahu apa yang tidak harus dilakukan. Berikut adalah empat dari kesalahan umum saat memasak yang paling sering terjadi dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

  • Terlalu matang / Overcooking

Selalu periksa makanan yang sedang dimasak, ntah itu digoreng, ditumis atau pun dikukus. Jadi, jika seharusnya masakan Anda membutuhkan waktu masak selama 25 menit, periksa 18-20 menit ketika makanan hampir matang. Kesalahan yang sering terjadi saat masak adalah biasanya Anda sering meninggalkan dapur atau mengerjakan hal lainnya saat makanan sedang digoreng atau dioseng. Cara solusi yang terbaik adalah dengan menggunakan timer masak sebagai pengingat atau pun ketika menggoreng makanan jangan ditinggal.

  • Tidak matang dengan baik / Undercooking

Sama seperti Anda hal nya Anda dapat terlalu lama memasak makanan, kesalahan saat memasak yang juga seringkali terjadi adalah masakan yang belum matang atau undercook. Memasak daging ayam biasanya Anda harus pastikan bahwa mereka tidak setengah mentah dimana bagian dalamnya yang merah muda dapat merusak nafsu dari siapapun dan dagingnya pun masih terasa alot. Tidak hanya untuk kasus daging, kesalahan ini juga bisa terjadi saat memasak kue. Untuk menghindari risiko ini ambil tindakan pencegahan untuk memastikannya; salah satu cara terbaik untuk menghindari kesalahan ini adalah dengan menggunakan termometer makanan untuk mengukur suhu temperatur masakan seperti kue sehingga Anda dapat mengetahui tingkat kematangannya.

  • Menggunakan metode yang salah

Cara Anda memasak makanan dapat mempengaruhi rasa dan tekstur dari makanan yang dihasilkan. Memilih metode yang salah malah akan membuat makanan yang dihasilkan menjadi tidak enak. Belajar bagaimana memasak dengan cara yang benar dapat membuat cita rasa makanan tersebut keluar dan tekstur makanan pun menjadi bagus. Apabila Anda masih pemula dan ingin mencoba memasak suatu makanan, akan lebih apabila Anda mengikuti panduan yang diberikan dari beberapa buku resep, acara masak memasak di televisi atau meminta seseorang yang Anda kenal untuk membantu Anda.  Semakin banyak informasi yang Anda dapatkan dapat membuat Anda lebih tau bagaimana cara mengolah bahan dan membuat masakan yang enak.

  • Penggunaan bumbu rempah

Salah satu perbedaan utama antara hidangan yang wow dan hidangan yang langsung ditinggalkan adalah dari penggunaan bumbunya. Banyak yang suka salah mencampurkan rempah-rempah pada masakannya sehingga malah menghasilkan cita rasa makanan yang aneh dan tidak disukai. Bumbu rempah-rempah memiliki kemampuan untuk membuat makanan menjadi lebih keluar rasa alaminya dan membuatnya semakin beraroma. Kadang-kadang hanya menggunakan bumbu yang simple seperti garam dan merica, tapi terkadang juga ada makanan yang membutuhkan bahan dan bumbu rempah yang lebih kompleks. Sama pentingnya juga untuk menggunakan bumbu ketika Anda memasak, lebih penting lagi untuk mengetahui kapan harus menggunakannya. Rempah-rempah tertentu biasanya bisa cocok jika dipadukan dengan makanan tertentu. Jika Anda masih bingung dalam menggunakan bumbu rempah-rempah yang cocok ke dalam satu masakan, akan lebih baik jika Anda memulai dari yang kecil. Mulai dari belajar masak yang tidak menggunakan rempah terlalu banyak, dan seiring dengan waktu Anda dapat bereksperimen memasak makanan yang lebih kompleks.

Jika Anda pernah membuat kesalahan seperti di atas dan tidak pernah lagi mau mencoba, maka Anda akan kehilangan kesempatan untuk mencoba memasak berbagai makanan dan bereskperimen membuat makanan yang lezat untuk keluarga Anda. Memasak, seperti apa pun, membutuhkan waktu dan biasanya membutuhkan proses trial and error sebelum Anda bisa melakukannya dengan benar.

Ketika Anda terus berusaha dan akhirnya bisa membuat orang menikmati makanan yang Anda hidangkan, itu semua menjadi worth it. Walaupun sebenarnya Anda bukanlah seorang koki atau belajar dengan seorang koki, Anda bisa memasak sebagai koki untuk keluarga Anda dan menjadi kebanggaan putra putri Anda. Tidak ada salahnya juga suatu saat nanti Anda mengadakan acara memasak dengan anak-anak; yang dapat mempererat hubungan keluarga. Semoga informasi ini berguna.

Share if you think its great information & Like our FB Page

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: