Lebih Sedikit Waktu di Media Sosial

Alasan untuk Menghabiskan Lebih Sedikit Waktu di Media Sosial

Lebih Sedikit Waktu di Media Sosial[IklanGA] Ingin tahu alasan untuk menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial? Banyak dari kita mengecek akun Facebook dan Twitter beberapa kali sehari dengan berbagai alasan dan salah satunya untuk mengusir rasa bosan. Tapi itu cara yang agak sia-sia dalam menghabiskan waktu kita. Media sosial dapat berguna, tapi itu menjadi agak terlalu dominan dalam kehidupan kita. Berikut adalah beberapa alasan untuk menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial.

1. Ini tidak bersosialisasi

Salah satu alasan untuk menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial adalah bahwa, meskipun namanya media sosial, itu sama sekali tidak membuat kita bersosialisasi. Orang-orang terlalu sibuk memposting foto mengenai malam mereka daripada benar-benar menikmati malam dengan yang semestinya.

2. Bisa menjadi adiktif

Media sosial dapat menjadi sangat adiktif. Anda sering memeriksa hanya untuk melihat apakah ada update yang menarik dari teman; jarang ada sesuatu yang benar-benar perlu Anda lihat, tetapi Anda tetap memeriksanya juga. Kita sangat takut kehilangan sesuatu, seolah-olah mungkin ada update penting, dimana itu tidak akan pernah ada.

3. Tidak penting

Sebagian besar apa yang orang-orang posting di media sosial benar-benar tidak penting. Bahkan teman-teman kita mungkin tidak begitu tertarik pada sebagian besar update kita. Anda tidak akan kehilangan apa-apa dengan memeriksa media sosial puluhan kali setiap hari. Tapi sifat interaktif media sosial mendorong kita untuk terus memeriksa dan posting update tidak ada gunanya bagi kita.

4. Membuang-buang waktu

Media sosial adalah pembuang waktu yang mengerikan, ada apa dengan video lucu dan update yang tidak menarik. Anda mengecek hanya untuk melihat apa yang orang-orang posting, kemudian merasa perlu untuk membalas, kemudian mengecek kembali untuk melihat apakah mereka telah menanggapi postingan Anda. Apa yang kita lakukan sebelum media sosial ketika kita ingin membunuh waktu atau menghindari hal-hal yang benar-benar harus kita lakukan?

5. Resiko

Sama seperti menjadi pembuang waktu, media sosial dapat membawa risiko. Kita semua terlalu mudah untuk terjebak dalam argumen secara online dan tidak lagi menjadi dekat dengan teman-teman. Ada juga risiko bahwa orang-orang dapat mengetahui terlalu banyak informasi mengenai Anda, bahkan jika Anda telah mengatur pengaturan privasi Anda.

6. Teman?

Jika Anda salah satu dari orang-orang  yang memiliki ratusan teman di akun Facebook Anda, Anda akan menyadari bahwa sebagian besar dari mereka bukan benar-benar teman Anda. Jadi mengapa memberikan akses pada mereka ke akun Anda? Ini bukan perlombaan dan mengumpulkan lebih banyak ‘teman’ tidak akan membuat Anda merasa lebih baik. Jauhkan media sosial dan fokus pada persahabatan yang nyata.

7. Kehidupan nyata

Melihat layar komputer atau smartphone bukanlah menjalani hidup, tapi begitu banyak orang hari ini menghabiskan setiap waktu luang mereka untuk melihat media sosial. Kehidupan nyata jauh lebih menyenangkan, jadi tetapkan penggunaan media sosial Anda secara minimum dan keluar untuk menikmati hidup.

Media sosial dapat berguna, misalnya untuk tetap berhubungan dengan suatu kelompok teman atau dengan teman-teman atau kerabat yang tinggal jauh. Tapi kita memungkinkan diri kita untuk meluangkan terlalu banyak waktu dalam hidup kita pada media sosial. Biarkan media sosial bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya. Apakah Anda mengalami masalah dengan media sosial?

Sumber: Lifestyle Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , . Bookmark the permalink.