Makanan Rendah Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan

Makanan Rendah Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan

Jika Anda ingin tetap fit atau ingin menurunkan berat badan, Anda perlu mencari makanan yang rendah lemak. Ada berbagai jenis makanan rendah lemak untuk menurunkan berat badan yang tersedia dan ada beberapa aturan yang harus diikuti, ketika Anda memilih yang terbaik dari makanan-makanan ini. Mari kita lihat beberapa aturan ini dan juga mengenai jenis makanan rendah lemak sehat yang tidak akan meningkatkan berat badan Anda.

Makanan Rendah Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan

Ada dua jenis utama dari makanan rendah lemak. Salah satunya adalah jenis makanan organik atau makanan yang alami dan tidak diproses, dan yang lainnya adalah makanan rendah lemak olahan. Kedua jenis makanan ini adalah makanan rendah lemak, tetapi tidak semua makanan tersebut akan membuat Anda langsing. Sebagai aturannya, makanan olahan atau makanan yang memilki masa kadalauarsa yang panjang, seperti produk kalengan, masih dapat membuat berat badan Anda bertambah. Biasanya, makanan tersebut memiliki gula di dalamnya atau memiliki banyak bahan kimia yang ditambahkan untuk mengawetkan makanan dan memperpanjang usia penyimpanannya. Selain itu, makanan olahan memperlambat metabolisme dan akibatnya bisa membuat berat badan Anda bertambah.

Sekarang, kita lihat di bawah ini beberapa makanan rendah lemak yang tidak diproses. Pertama-tama daftar ini meliputi buah-buahan, berry dan buah-buahan kering. Ini semua mengandung gula alami, yang tidak memiliki kalori berlebih dari gula yang diproses. Mengonsumsi buah-buahan tidak akan menambah berat badan Anda.

Sayuran seperti jagung, kubis, seledri, wortel, bawang bombay, bawang putih dan sejenisnya tidak akan menambah berat badan dan rendah akan lemak. Ini semua menyediakan Anda dengan vitamin dan mineral. Pilihan terbaik adalah dengan memakannya secara mentah-mentah. Makan buah-buahan dan sayuran akan meningkatkan metabolisme Anda dan membantu untuk membakar kalori dengan lebih cepat.

Terakhir adalah sumber protein. Ini adalah daging. Daging tanpa lemak sudah pasti rendah akan lemak. Kalkun atau ayam dapat dianggap sebagai daging diet, tetapi harus dikonsumsi tanpa kulit, dimana itu adalah bagian yang mengandung banyak lemak dan sulit untuk dicerna. Telur adalah sumber protein alami lain yang bebas lemak. Anda juga harus mengonsumsi ikan dan kerang untuk memasok tubuh Anda dengan lemak hewan yang baik. Ikan seperti cod atau ikan lele, keduanya rendah akan lemak.

Aturan umum tentang makan makanan yang rendah lemak adalah untuk memproses dan memasak makanan ini sesedikit mungkin. Dengan cara ini Anda tidak akan mendapatkan kenaikan berat badan karena telah mengonsumsinya dan ini juga akan meningkatkan metabolisme Anda.

Tips untuk memasak makanan rendah lemak :

  • Potong semua lemak yang terlihat dan buang kulit dari unggas.
  • Dinginkan sup, saus dan rebusan, dan buang lemak yang mengeras yang ada di atas sebelum dihangatkan dan memakannya.
  • Panggang makanan pada rak yang memungkinkan lemak menetes dari daging. Jangan menggoreng makanan.
  • Taburi perasan lemon, herbal, dan rempah-rempah pada sayuran yang dimasak daripada menggunakan keju, mentega, atau saus berbasis krim.
  • Coba gunakan yoghurt polos, tanpa lemak atau rendah lemak dan daun bawang pada kentang panggang daripada krim asam. Krim asam rendah lemak masih memiliki lemak, jadi batasi jumlah yang Anda gunakan.

Memang benar bahwa diet tinggi lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Tapi itu butuh lebih dari sekedar makan makanan rendah lemak untuk menurunkan berat badan. Anda juga harus melihat berapa banyak kalori yang Anda makan.

Ingat, tubuh Anda menyimpan kalori ekstra sebagai lemak, bahkan jika mereka berasal dari makanan bebas lemak, trans bebas lemak, dan rendah lemak. Jika Anda mengganti makanan tinggi lemak dengan makanan berkalori tinggi, seperti permen, Anda mungkin akan mendapatkan berat badan daripada menurunkan berat badan.

Untuk menurunkan berat badan, Anda perlu membakar kalori lebih dari yang Anda makan. Anda dapat melakukannya dengan lebih banyak berolahraga dan dengan makan kalori lebih sedikit dan lebih sedikit lemak.

Sumber: Magforwomen & Webmd

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: