Makanan Yang Buruk Untuk Kulit

Makanan Buruk Untuk Kulit Anda, Perhatikan Asupan Makanan Yang Dapat Mempengaruhi Kulit

Apa yang Anda makan bisa mempengaruhi kesehatan kulit lho. Dengan meningkatnya kesadaran orang terhadap kesehatan, sekarang menjaga kesehatan kulit tidak hanya dilakukan dari luar saja dengan menggunakan lotion atau krim lainnya tetapi juga diperhatikan dari dalam yaitu dari asupan makanan. Seiring pertambahan usia, kulit juga semakin berkurang elastisitasnya. Oleh sebab itu sangat penting untuk membiarkan orang tahu bahwa apa yang mereka inginkan untuk mendapatkan kulit yang bagus berhubungan dengan makanan. Dari segi makanan pun, kebutuhan tubuh akan gizi menjadi terpenuhi. Jadi dengan terpenuhinya nutrisi dan gizi tubuh akan tercermin dari kesehatan kulit. Kenali juga makanan yang buruk untuk kulit yang dilansir oleh times of india berikut ini. Pakar diet dan ahli gizi, Priya Jain dari Hinduja National Hospital & MRC memberi beberapa informasi makanan yang dapat merusak kulit Anda.

Makanan yang Buruk Untuk Kulit

  • Makanan yang mengganggu keseimbangan air dalam tubuh

Dehidrasi menyebabkan kulit menjadi lebih kering. Kerutan adalah efek samping yang umum dari kurangnya kelembaban pada kulit. Dehidrasi dan jerawat yang saling terkait karena pengeringan kulit dan sel-sel kulit mati menjadi salah satu penyebab dari jerawat.

  • Kelebihan garam

Kelebihan garam mempertahankan tambahan cairan dalam tubuh yang menyebabkan pembengkakan dan terlihat bengkak pada kulit. Tekstur kulit dimanjakan pada penyalahgunaan garam yang berkepanjangan. Mengkonsumsi garam yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan. Jadi batasi konsumsi garam dalam batas yang wajar.

  • Kelebihan kafein

Kafein adalah stimulan yang terkenal dalam meningkatkan produksi kortisol dalam tubuh dan meningkatkan proses penuaan dengan penipisan kulit. Selain itu, kafein adalah diuretik yang lebih meningkatkan resiko dehidrasi. Ini bisa mengakibatkan kulit menjadi kering dan bahkan mengarah ke kerutan. Jadi berhati-hatilah ketika Anda memutuskan untuk menambah asupan kafein seperti kopi atau pun teh.

  • Alkohol

Alkohol menghambat sekresi hormon anti-diuretic sehingga menyebabkan dehidrasi. Selain itu, hal itu juga mempercepatkan proses kehilangan kelebihan air melalui kulit.

  • Makanan yang mengandung glikemik tinggi

Makanan ini menyebabkan fluktuasi drastis pada gula darah. Beberapa makanan dengan kadar glikemik yang tinggi adalah roti putih, kue, atau pun sirup. Makanan yang mengandung glikemik tinggi dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan juga resiko terkena diabetes.

  • Kelebihan gula

Segala sesuatu yang berlebihan pasti memberikan efek yang tidak baik. Hal ini juga berlaku untuk gula. Kelebihan gula juga bisa memicu resiko diabetes dan tidak hanya itu, kelebihan gula juga bisa mengakibatkan kulit keriput karena jaringan di tubuh seperti kolagen menjadi lemah sehingga elastisitas kulit pun jadi berkurang.

  • Makanan olahan

Makanan olahan atau diproses seperti makanan kaleng dan manis buah dan jus yang dikalengkan memiliki kandungan serat yang rendah, sehingga dapat meningkatkan kadar glikemik. Selain itu makanan olahan sering memiliki kandungan garam natrium yang tinggi. Sebagai produk sampingan dari pengolahan, tentunya kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya juga berbeda bila dibandingkan dengan makanan yang masih segar.

  • Makanan yang meningkatkan produksi radikal bebas

Radikal bebas dikenal dapat mengganggu struktur kulit dengan menghancurkan kolagen dan elastin; serat yang mendukung struktur kulit.

  • Daging merah

Konsumsi daging merah terutama bagian-bagian yang mengandung sarat lemak dapat menyebabkan reaksi inflamasi; terutama kandungan lemak jenuh daging dapat meningkatkan produksi radikal bebas yang bisa merusak sel.

  • Kelebihan penggunaan pemanis/warna/perasa buatan

Bahan kimia yang masuk ke dalam sistem pencernaan akan sulit untuk dibersihkan dari tubuh. Dalam jumlah yang berlebihan dan ketidakmampuan untuk membuangnya keluar dapat meningkatkan produksi radikal bebas.

  • Crash diet

Crash diet mempengaruhi kesehatan kulit. Dehidrasi adalah efek samping dari crash diet. Ini dapat menjadi salah satu kesalahan wanita saat diet. Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi banyak air sepanjang fase ini hampir tidak membantu; tubuh tidak menahan air karena kekurangan gizi dan kurangnya makanan seimbang. Crash diet diketahui dapat menyebabkan fluktuasi pada kadar gula darah dan juga timbulnya jerawat.

Kulit membutuhkan nutrisi antioksidan dan juga mineral sehat (vitamin A, C, E, seng, selenium, dll) yang mengais radikal bebas. Vitamin antioksidan ini membantu melindungi terhadap kerusakan DNA dengan melindungi struktur kulit. Crash diet diketahui menyebabkan kekurangan gizi dan dengan demikian kurangnya antioksidan juga. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kesehatan kulit Anda, tapi jangan sampai faktor makanan juga merusak kulit ya. Jadi antisipasi dengan berbagai makanan sehat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan setiap harinya untuk mendapatkan kulit yang bersih dan mulus.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: