Manfaat Kesehatan Dari Cokelat

Manfaat Kesehatan Dari Cokelat

Tidakkah Anda mencintai cokelat? Cokelat adalah makanan yang memberikan rasa nyaman yang terbaik yang diberikan oleh alam pada kita. Tapi jangan berpikir cokelat hanya penuh dengan kalori tinggi yang akan membuat Anda menambah berat badan. Ya, jika Anda memakannya secara berlebih maka itu mungkin saja terjadi. Tapi jika Anda menghitung berapa banyak yang Anda makan, maka tidak akan ada masalah. Di bawah ini adalah manfaat kesehatan dari cokelat yang baik untuk diketahui.

Manfaat Kesehatan dari Cokelat

  1. Mencegah penyakit jantung

Sepotong cokelat dapat membantu Anda untuk mencegah penyakit jantung karena mengandung beberapa bahan kimia yang membuat sistem kardiovaskular Anda berjalan lancar. Dark chocolate terutama dapat mengurangi risiko serangan jantung hingga hampir 50% dan penyakit koroner sebesar 10%. Jadi tidak apa-apa untuk makan sepotong cokelat sehari-hari.

  1. Menurunkan tekanan darah

Cokelat, sama seperti beberapa sayuran gelap, berasal dari tanaman dan dengan demikian kedua hal ini memiliki sifat dan manfaat yang sama. Cokelat mengandung flavonoid yang merupakan antioksidan. Antioksidan ini membantu untuk menurunkan tekanan darah Anda dengan memproduksi oksida nitrat. Ini juga menyeimbangkan hormon dalam tubuh Anda.

  1. Menurunkan kolesterol

Makan cokelat juga akan mengurangi kolesterol Anda. Ini membantu dalam mengurangi LDL, yang merupakan kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Jadi, jika Anda memerangi kolesterol yang berlebihan dalam tubuh Anda, Anda tahu apa yang butuh Anda makan. Selain itu, juga membantu dalam meningkatkan kolesterol ‘baik’ dalam tubuh Anda.

  1. Berfungsi sebagai anti-depresan

Apakah Anda merasa sedih atau benar-benar merasa down? Jangan khawatir, karena cokelat bisa membuat Anda ceria. Ya, cokelat juga dapat meningkatkan suasana hati Anda. Hal ini karena cokelat mengandung serotonin yang merupakan anti-depresan alami.

  1. Memiliki pilihan yang rendah lemak

Bubuk kakao yang merupakan bahan utama dalam coklat adalah rendah lemak. Jadi, jika Anda suka cokelat, tetapi tidak ingin menambah berat badan, maka konsumsi bubuk kakao. Dengan cara ini, Anda dapat mengonsumsi banyak cokelat dan bahkan tidak menambah berat badan. Tapi semuanya perlu dilakukan dalam batas tertentu dan Anda tidak boleh berlebihan. Juga, pastikan bahwa cokelat yang Anda konsumsi memiliki lebih dari 60% kakao di dalamnya.

  1. Meningkatkan sirkulasi darah

Flavonoid, seperti yang disebutkan sebelumnya, yang tersedia dalam cokelat juga membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah selama 2-3 jam setelah Anda mengonsumsinya. Dengan melebarkan pembuluh darah di otak, flavonoid meningkatkan aliran darah.

  1. Menghindari kelelahan kronis

Kelelahan kronis merupakan ancaman bagi kesehatan dan kebahagiaan seseorang. Kelelahan kronis dapat mengakibatkan sakit kepala, nyeri tubuh, masalah jantung dan masalah pernapasan. Tapi makan sekitar 50 gram cokelat setiap hari membantu untuk menghindari sindrom kelelahan kronis. Jika seseorang sudah menderita sindrom ini, cokelat membantu dalam memeranginya juga.

  1. Menunda penuaan

Keuntungan lain dari mengonsumsi cokelat adalah membantu dalam menghindari penuaan. Ini berarti Anda tidak akan mendapatkan keriput dini di wajah Anda dengan begitu cepat. Sekali lagi, antioksidan lah yang bertanggung jawab untuk kepentingan ini.

  1. Mengarah pada bayi yang bahagia

Sebuah studi yang dilakukan untuk menemukan manfaat kesehatan dari cokelat membawa fakta menarik. Wanita-wanita hamil yang mengonsumsi cokelat memiliki bayi yang bahagia daripada mereka yang tidak mengonsumsi cokelat. Juga, bayi dari ibu yang mengonsumsi cokelat menunjukkan kurangnya ketakutan pada situasi baru bila dibandingkan dengan bayi yang ibunya tidak mengonsumsi cokelat.

  1. Mengurangi kematian dini

Orang-orang yang makan cokelat sepanjang hidup mereka hidup lebih lama selama sekitar satu tahun daripada mereka yang tidak mengonsumsi cokelat. Fakta ini datang setelah melalui berbagai penelitian. Hal itu juga menemukan bahwa cokelat menurunkan kematian dini hampir 8%.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: