Manfaat Yoga untuk Anak

Manfaat Yoga untuk Anak & Membantu Anak dalam Mengatasi Masalah

Manfaat Yoga untuk Anak

Masa kanak-kanak bisa menjadi masa-masa yang menyenangkan tapi juga ada masa-masa yang penuh dengan rintangan dan tekanan yang didapat dari orang tua atau pun dari teman-teman di sekolah. Mendukung anak-anak dan menjaganya aga bisa tetap aman dan sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tentunya anak-anak juga bisa memiliki masalah mereka sendiri atau mengalami kesulitan dalam hal-hal tertentu dalam kesehariannya. Untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini, menurut Jennifer Cohen Harper, pengarang dari buku Little Flower Yoga for Kids: A Yoga and Mindfulness Program to Help Your Child Improve Attention and Emotional Balance yang dilansir oleh Bookish; Yoga menawarkan keluarga sebagai alat yang efektif untuk mengatasi banyak kekhawatiran yang paling sulit untuk anak dan remaja usia sekolah. Tidak seperti obat, yoga adalah sistem dukungan seumur hidup yang dapat meringankan masalah saat ini serta membangun ketahanan untuk menghadapi tantangan di masa depan. Manfaat yoga untuk anak dan remaja salah satunya adalah untuk mengurangi rasa stres dan meningkatkan kesehatan fisik.

Sementara bagaimana dengan masalah-masalah lain yang dihadapi oleh anak dan remaja? Bagaimana dengan melakukan yoga bisa membantu mereka? Ada lingkup yang lebih besar dari kekhawatiran terhadap masalah kesehatan dan yoga merupakan latihan yang aman dan efektif yang dapat membantu anak untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD)

Yoga mengajarkan keterampilan fokus; ini membantu anak-anak untuk belajar melatih pikirannya yang mengembara, dan membawanya kembali untuk berkonsentrasi. Latihan yang rutin dapat mengurangi stres yang menjadi penyebab dari memburuknya gejala ADHD dan memberi pengaruh pada perilaku yang impulsif. ADHD merupakan suatu kondisi dimana si anak mengalami gangguan pemusatan perhatian dan berperilaku hiperaktif. Dengan melakukan latihan yoga dimana anak melakukan praktek sendiri dalam melakukan pose yoga, ini akan membantu mereka untuk menyalurkan perilaku hiperaktif tersebut. Selain bisa menjadi penyalur energi, yoga juga bisa meningkatkan konsentrasi anak.

  • Kecemasan

Anak-anak dan remaja seringkali merasa cemas dimana kecemasan ini merupakan hal yang umum karena di usia tersebut mereka masih belum memiliki pengalaman untuk mengatasi suatu masalah yang dihadapi. Dengan mengikutsertakan kegiatan yoga pada anak; ini mengajarkan mereka untuk melihat dan mengidentifikasi perasaan mereka, menggunakan gerakan dan praktek pernapasan untuk menenangkan sistem saraf yang benar-benar bisa mengurangi kecemasan.

  • Sulit tidur

Masalah sulit tidur tidak hanya dihadapi oleh orang dewasa; tapi anak-anak pun bisa mengalaminya. Kurang tidur juga bisa menimbulkan rasa kelelahan dimana berujung pada meningkatkan sensitivitas terhadap emosi negatif; ini membuat semua kegiatan yang dilakukan serba salah dan lebih sulit. Praktek seperti yoga restoratif dan yoga nidra (relaksasi) sangat efektif dalam membantu anak-anak tertidur lebih mudah. Keseluruhan pengurangan stres dan kecemasan yang datang dengan latihan teratur juga dapat membantu mengurangi susah tidur di saat malam.

  • Obesitas

Obesitas perlu diwaspadai karena bisa menimbulkan berbagai resiko penyakit. Tentunya masalah obesitas bisa diatasi dengan melakukan latihan yoga karena latihan ini aman dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Yang perlu diperhatikan adalah lakukan yoga dengan adanya bimbingan dari instruktur; terlebih bila Anda masih pemula. Untuk anak-anak yang juga mengalami obesitas biasanya tidak bisa langsung melakukan pose yoga secara keseluruhan, perlu adanya penyesuaian terhadap pose-pose yang akan dilakukan.

  • Kepercayaan diri

Berlatih yoga juga bisa meningkatkan krisis kepercayaan diri pada anak. Terkadang anak tidak merasa percaya diri karena mereka tidak terpikir bahwa mereka mampu melakukan sesuatu; tapi dengan berhasil melakukan pose-pose yoga mereka akan melihat diri mereka berbeda dari sebelumnya. Disini mereka menjadi lebih percaya diri karena mampu melakukannya.

Ketika anak-anak tidak dapat menyalurkan rasa emosi negatif mereka sendiri, beberapa dari mereka berpaling ke bullying. Yoga dalam pengaturan kelompok menetapkan kerangka kerja komunitas kolaboratif dan memupuk hubungan rekan yang sehat. Pasangan dan kelompok yoga menawarkan kesempatan untuk melihat hubungan Anda dengan orang lain dengan cara yang baru, dan banyak anak-anak yang mengikuti program yoga menggabungkan strategi komunikasi non-kekerasan. Penyaluran emosi negatif pada kegiatan yang lebih positif tentu akan lebih baik untuk perkembangan anak di masa yang akan datang.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.