Masalah Kesehatan Selama Kehamilan

Masalah Kesehatan Selama Kehamilan

Kehamilan adalah suatu konsep, perasaan dan pengalaman yang indah untuk dihargai. Hal ini sangat unik untuk perempuan dan fakta bahwa Anda menciptakan dan mempertahankan kehidupan dalam diri Anda bisa dikatakan sebagai suatu mukjizat. Tubuh Anda melalui banyak perubahan ketika Anda hamil. Beberapa akan mengalami kelebihan berat badan, beberapa mengalami pertumbuhan rambut yang meningkat, ada banyak perubahan hormonal juga yang membuat Anda rentan terhadap banyak perubahan pada suasana hati. Selain pembengkakan yang normal pada payudara dan kaki, ada perubahan lain yang dapat menimbulkan komplikasi bagi Anda maupun bayi Anda. Tidak semua wanita mengalami hal ini, tapi banyak wanita melalui komplikasi dan rasa takut selama kehamilan. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan selama kehamilan yang umum dan bisa dialami setiap wanita selama masa kehamilannya.

Masalah Kesehatan Selama Kehamilan

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi ketika dinding arteri menebal. Ini membatasi aliran darah ke seluruh tubuh dan juga pada rahim Anda. Hipertensi selama kehamilan dapat menyebabkan preeklamsia atau kelahiran prematur, dimana keduanya tidak baik bagi bayi maupun untuk Anda.

2. Gestational diabetes

Karena perubahan hormon dan juga kadang-kadang karena ngidam saat kehamilan dan perubahan dalam pola makan, beberapa wanita mengalami diabetes gestational. Walaupun itu bisa hilang setelah melahirkan, beberapa wanita tidak begitu beruntung dan tetap terkena diabetes bahkan setelah mereka melahirkan.

3. Preeclampsia

Komplikasi lain yang dapat berakibat fatal bagi ibu dan bayi adalah preeclampsia. Tidak ada yang tahu apa penyebabnya, namun beberapa alasan termasuk terjadinya preeclampsia karena faktor kelahiran sebelumnya, hipertensi, diabetes gestasional, usia, dan lain-lain.

4. Keguguran

Ini adalah ancaman yang dialami oleh semua wanita. Meskipun hal ini jarang terjadi, seorang wanita harus sangat berhati-hati selama 20 minggu pertama kehamilan karena ini adalah waktu ketika kemungkinan terjadinya keguguran tinggi dan umumnya terjadi. Keguguran bisa terjadi secara alami, ketika tubuh menolak janin atau rahim terlalu lemah untuk dibawa oleh rahim. Anda bisa selalu memeriksakan diri Anda dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk memiliki anak, apakah tubuh Anda cukup kuat untuk bisa hamil terutama pada kesehatan rahim.

5. Anemia

Ada juga kemungkinan bahwa seorang wanita menderita anemia berat selama kehamilannya. Para wanita mengalami sesak napas dan mulai menjadi jauh lebih pucat dari biasanya. Seorang wanita membutuhkan semua nutrisi yang mungkin bisa dapatkan selama kehamilan. Anemia dapat diobati dengan mudah dengan hanya makan makanan yang tepat. Komplikasi yang disebabkan oleh anemia cukup langka. Selalu pastikan Anda mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan selama kehamilan agar Anda dan bayi Anda tetap sehat.

6. Mual dan muntah

Ini bisa menjadi suatu hal yang serius hanya ketika seorang wanita benar-benar tidak dapat mengonsumsi makanan apapun. Para wanita bisa mengalami dehidrasi dan janin mungkin tidak mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan. Meskipun demikian umum bagi banyak perempuan yang mengalami morning sickness.

7. Kelahiran yang prematur

Kelahiran yang prematur juga merupakan komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Stres atau masalah biologis lainnya dalam tubuh wanita dapat menyebabkan kelahiran yang prematur. Bayi akan aman dan sehat setelah 36 minggu, tapi waktu apa pun yang lebih pendek dari waktu tersebut adalah alasan yang menyebabkan para wanita merasa khawatir.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: