Memasak dengan Anak-Anak

Tips Memasak dengan Anak-Anak

tips memasak dengan anak-anak

Apakah anda pernah memasak dengan anak-anak Anda? Sekarang mulai banyak anak-anak yang tertarik dengan kuliner atau mencoba belajar memasak. Seiring dengan semakin banyaknya acara-acara yang meliput tentang dunia kuliner dan juga acara kompetisi menjadi chef. Hal ini tidak saja terlihat menyenangkan bagi anak-anak, namun mereka juga bisa melatih dan belajar untuk berkreativitas. Memasak dengan anak-anak dapat membuat dapur menjadi berantakan, tapi memasak bersama sebagai sebuah keluarga sangat layak untuk dilakukan dan merupakan waktu yang menyenangkan. Ada beberapa tips memasak dengan anak-anak yang dapat diterapkan jika anda belum pernah melakukannya sebelumnya dan mungkin ini dapat membantu anda dalam hal-hal tertentu.

Ketika mengajarkan anak untuk memasak, anda juga secara tidak langsung mengajarkan mereka tentang makanan, nilai gizi yang terkandung di dalamnya, dan membantu mereka untuk tumbuh menjadi dewasa yang sehat. Orang yang tahu cara memasak, akan mengkonsumsi makanan yang lebih baik karena mereka tidak perlu bergantung pada makanan yang dipesan atau makanan cepat saji untuk bertahan hidup. Dan apakah Anda tahu bahwa anak-anak lebih cenderung mencoba makanan baru jika mereka membantu mempersiapkan makanan tersebut?

Memasak dengan anak-anakMemasak ternyata juga mempunyai manfaat untuk anak seperti membantu anak-anak dalam membangun kepercayaan dirinya untuk menyelesaikan resep yang juga merupakan suatu prestasi untuk mereka. Hal ini juga cara yang bagus untuk mengembangkan dan meningkatkan kepintaran mereka dalam matematika, ilmu pengetahuan dan pemahaman kemampuan membaca mereka. Memasak juga dapat menjadi cara yang bagus untuk memperkenalkan anak-anak dengan budaya baru melalui berbagai masakan daerah atau pun masakan internasional. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memasak dengan anak-anak adalah:

  • Pilih waktu yang tepat

Pemilihan waktu yang tepat dapat mempengaruhi keberhasilan acara masak-memasak anda. Memasak dengan anak akan lebih baik jika mereka telah cukup beristirahat dan dalam suasana hati yang baik (setelah tidur siang atau saat mereka menginginkannya) dan tidak memulai sebuah proyek memasak ketika anda sedang terburu-buru untuk menyiapkan makan siang atau makan malam di atas meja.

  • Pilih resep yang sesuai dengan usia anak

Apabila anak masih baru mulai mencoba belajar memasak, mulailah dengan resep sederhana. Tidak menjadi masalah apabila di hari pertama anak belajar memasak mereka membuat telur dadar atau orak-arik telur; karena ini akan menjadi pengalaman memasak yang positif untuk semua.

  • Perhatikan faktor keselamatan

Pastikan anak anda tahu apa yang boleh disentuh dan peralatan yang berbahaya untuk mereka, bagaimana menggunakan pisau dengan benar (tentunya jika usia anak sudah cukup dewasa untuk mengerti) dan mencuci dengan cara atau teknik yang benar. Apabila mereka masih terlalu kecil, anda dapat mengerjakan pekerjaan tersebut. Anda dapat mengajarkan mereka untuk mencampur-campur bahan atau mengaduk bahan.

Beberapa ide untuk menyesuaikan pemilihan resep yang baik untuk anak-anak berdasarkan usia adalah :

Usia antara 1 hingga 3 tahun; pada usia ini anak-anak lebih suka untuk mencampur dan mengaduk. Bekerja di dapur dengan anak-anak di usia ini adalah cara yang bagus untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan motorik mereka. Bahkan di usia ini anak-anak dapat memiliki adonan kue mereka sendiri dan memberikan mereka cetakan kue atau membebaskan mereka untuk membuat bentuk kue sesuai keinginan mereka sendiri. Bahkan anda dapat mengikutsertakan mereka dalam menuangkan adonan ke dalam cetakan; tentunya pada saat mereka juga antusias untuk melakukannya.

bagaimana mengajarkan anak memasakUsia antara 3 hingga 5 tahun; pada usia ini mungkin anak sudah bisa diajak untuk membuat resep yang tidak memerlukan oven atau pun kompor. Contoh resep yang bisa anda buat secara bersama adalah resep smoothie, resep salad, salad buah, atau pun sandwich. Tentunya anda juga ikut serta menemani anak disaat mereka berkreasi untuk dapat membantu mereka dalam mengerjakan hal-hal yang bersangkutan dengan benda-benda tajam misalnya.

Usia 6 hingga 11 tahun; pada usia ini, anak-anak dapat diberikan lebih banyak tanggung jawab di dapur. Anda dapat mengajarkan mereka untuk menggunakan benda-benda tajam dan teknik memasak yang lebih baik. Anda tidak perlu takut, karena di acara kompetisi chef saja untuk yang versi junior diikuti oleh anak-anak dari usia 6 tahun keatas dan mereka telah dapat mempelajari bagaimana menggunakan alat-alat dapur dengan hati-hati. Mereka juga telah dapat mengukur banyaknya bahan yang diperlukan untuk membuat kue.

Usia remaja; jika anda mulai memasak dengan anak-anak anda ketika mereka masih muda, maka pada saat mereka remaja mereka sepenuhnya sudah mampu menyiapkan makanan mereka sendiri. Mereka juga dapat mempraktekkan beberapa resep yang didapat dari berbagai sumber.

Melakukan kegiatan memasak dengan disertai anak tentunya akan menjadi kegiatan yang menyenangkan jika memang anda telah meluangkan waktu yang cukup untuk menghabiskan hari bersama mereka. Tetapi jika anda tidak memiliki waktu yang lebih dari cukup, sebaiknya jangan buat jenis masakan yang kompleks serta jangan biarkan anak di usia yang masih dini untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan benda tajam tanpa pengawasan orang  yang lebih tua. Kegiatan ini juga dapat anda lakukan di saat menjelang libur natal saat ini; menyenangkan bukan mempersiapkan hidangan untuk natal seperti biscuit misalnya yang dapat disajikan saat malam natal. Semoga informasi ini berguna.

Share if you think it’s great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.