Membantu Anak Mengatasi Proses Perceraian

Tips Untuk Membantu Anak Mengatasi Proses Perceraian

“Penanganan anak-anak Anda selama perceraian akan menjadi salah satu tantangan terberat yang pernah Anda hadapi dalam kehidupan”, kata Megan, 39 tahun, yang baru saja berpisah dari suaminya yang telah bersamanya selama 16 tahun. Megan memiliki putra berusia 11 tahun, Chris, yang harus menghadapi trauma mental dan emosional dari perceraian mereka. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak tentang pembicaraan dengan Megan akan hal ini dan belajar bagaimana caranya membantu anak mengatasi proses perceraian.

Membantu Anak Mengatasi Proses Perceraian

  1. Kendalikan emosi Anda sendiri

“Ledakan emosional selama perceraian adalah hal yang umum terjadi dan saya akan mengakuinya, saya memiliki banyak serangan ledakan emosional. Tapi kita perlu memahami bahwa kita tidak boleh membiarkan emosi kita keluar di depan anak-anak kita karena itu akan menakuti mereka selama hidup mereka”, kata Megan. Kita tentu memahami tips ini tentang bagaimana caranya menangani anak-anak selama perceraian karena melihat orang tua yang menangis bisa menjadi memori terburuk yang dibawa oleh setiap anak dapat hidupnya. Jadi, kendalikan emosi Anda.

  1. Jaga anak tetap sibuk

Cara terbaik untuk menjaga anak-anak jauh dari trauma dan kecemasan dari perceraian adalah dengan membuat mereka sibuk dan teralihkan. “Saya meminta Chris untuk mengambil hobi baru dan memastikan dia super sibuk sepanjang waktu selama proses perceraian saya. Fakta bahwa Chris sedang sibuk dan teralihkan, akan menjauhi pemikirannya dari masalah yang saya hadapi selama perceraian”, kata Megan, yang juga menyebutkan bahwa ini adalah salah satu tips terbaik yang bisa diberikan pada setiap orang tua.

  1. Minta pertolongan dari kerabat dekat atau anggota keluarga untuk mengawasi anak-anak Anda

“Ibu saya memainkan peran yang sangat penting dalam menangani Chris selama perceraian dan berbulan-bulan setelah perceraian saya. Dia ada di sana untuk saya dan ada di sekitar Chris untuk berbicara kepadanya mengenai apa yang sedang terjadi. Untuk Chris, ini adalah tentang menyambut perubahan dan dia memiliki orang lain untuk berbicara tentang apa yang sedang terjadi”, kata Megan yang juga berpikir bahwa memiliki seseorang di sekitar dirinya untuk menjaga anaknya akan meringankan sedikit tekanan dari dirinya. Tapi sebelum Anda menempatkan tips ini ke dalam praktek, disarankan Anda memilih seseorang yang dapat diandalkan, terpercaya dan anggota keluarga yang dekat.

  1. Kembalikan atau pulihkan keadaan yang normal

“Kita bisa memahami bahwa jadwal dan kebiasaan sehari-hari kita mungkin akan terpengaruh selama perceraian. Tapi jika Anda mampu mengembalikan segalanya menjadi normal dan melanjutkan rutinitas Anda dan anak sendiri seolah-olah tidak ada yang terjadi, itu akan membuat anak-anak tidak memiliki alasan untuk khawatir atau gelisah”, jelas Megan. Tips ini adalah semua tentang menjaga jadwal dasar rumah Anda yang telah ada sebelum perceraian. Anak-anak akan puas dan tidak merasa stres, jika segala hal tampaknya tidak terlalu keluar dari jalan.

  1. Beritahu mantan Anda untuk membantu

Anda sebagai orang tua sendiri tidak bisa diharapkan untuk menangani kekhawatiran anak Anda selama perceraian. Minta mantan Anda untuk melihat masalah dan isu-isu yang Anda berdua memiliki dan minta ia untuk membantu demi anak-anak. “Meskipun saya menghadapi perceraian dan melewati pertempuran sengit dengan mantan saya, saya memastikan ia mengunjungi Chris setiap minggu, bahkan saat proses perceraian yang dilalui. Hal itu membuat Chris merasa senang dan puas mengetahui bahwa ayahnya masih akan berada di sekitar dirinya”, ujar Megan. Ingat tips ini dalam pikiran Anda dan beritahu mantan Anda untuk secara aktif membantu Anda dalam menangani anak-anak Anda selama periode krisis ini.

Baca: Dampak Perceraian Orang tua yang dapat Memperkuat Perkawinan Anda Sendiri

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: