Menetapkan Batasan Yang Baik

Menetapkan Batasan Yang Baik Untuk Diri Sendiri

Sepanjang hidup Anda, mungkin Anda sering melakukan batasan untuk diri sendiri agar bisa diterima menjadi teman ataupun diterima di lingkungan sosial. Batasan-batasan seperti apakah yang Anda buat untuk diri sendiri? Terkadang tidak semua batasan yang dilakukan untuk menyenangkan orang lain tersebut, menjadi baik untuk diri sendiri. Berikut 6 langkah Untuk menetapkan batasan yang baik untuk diri sendiri:

Menetapkan Batasan yang Baik

  • Ketahui kebenaran yang menyedihkan ini : tidak ada batasan = sedikit harga diri

Langkah pertama untuk mengubahnya adalah mengakui hal ini. Banyak dari kita yang mungkin tidak tahu apa batas-batas yang Anda miliki. Batas Anda adalah nilai-nilai yang Anda miliki. Batas mewakili berapa banyak atau sedikit Anda menghormati diri sendiri.

Siapa Anda? Apa yang Anda hargai? Cari tahu apa tepatnya yang membuat Anda merasa nyaman dan apa yang Anda tidak sukai. Sebagai contoh, Anda mungkin tidak suka berbicara di telepon selama jam kerja, jadi ketika Anda di tempat kerja Anda tidak menerima panggilan pribadi sampai waktu kerja berakhir. Dalam hubungan pribadi, Anda menghargai dan mengharapkan waktu yang berkualitas setiap minggunya dan 100% kejujuran setiap saat. Setelah Anda mendapatkan kejelasan tentang apa yang paling penting bagi Anda, maka Anda dapat mengambil langkah yang lebih besar ketika mengkomunikasikan ini kepada orang lain.

Ini kuncinya: Alih-alih menciptakan batas-batas Anda di sekitar hubungan yang sulit dalam hidup Anda, Anda harus membuat batas-batas Anda tentang diri Anda. Misalnya, batas waktu Anda terbatas pada panggilan telepon ketika Anda sedang sibuk mengerjakan sesuatu. Batasan bertujuan untuk mengurangi tingkat stres dan bukan tentang menghindari atau menjauhkan diri dari orang-orang terkasih.

  • Anda tidak dapat mengubah orang lain, jadi ubah diri Anda sendiri

Kita tidak bisa mengubah orang lain. Kita tidak bertanggung jawab atas apa yang keluar dari mulut mereka, pilihan sehari-hari yang mereka buat atau reaksi mereka, dan lain-lain. Intinya? Karena Anda tidak dapat mengubah orang lain, ubah cara Anda menghadapi mereka. Seperti yang Dr. Cloud katakan dalam Boundaries, “Mereka akan termotivasi untuk berubah jika cara-cara lama mereka tidak lagi bekerja.”

  • Tentukan konsekuensi untuk waktu ke depan

Jadi apa yang kita lakukan jika ada yang mendorong batasan-batasan kita? Putuskan apa konsekuensinya. Sebagai contoh, jika pacar Anda berselingkuh, Anda akan memutuskan hubungan. Jika seorang teman menghubungi Anda berulang kali selama batas waktu yang telah Anda tentukan ketika Anda sibuk, Anda tidak akan menjawab telepon. Cara terbaik untuk mengetahui batas-batas dan konsekuensi ketika orang membatasi diri mereka sendiri. (Ingat: batas adalah tentang menghormati kebutuhan Anda, bukan tentang menghakimi pilihan orang lain).

  • Biarkan perilaku Anda yang berbicara untuk Anda

Anda memberikan batas-batas Anda dengan jelas kepada orang lain dan biarkan perilaku Anda yang bicara. Jadi, kalau ada yang menghubungi Anda terus menerus di siang hari, dan mereka tahu batas yang Anda tetapkan, Anda tidak akan mengangkat telepon sampai waktu kerja berakhir. Orang AKAN menguji, mendorong dan tidak menghormati batas Anda. Anda akan menjadi lebih sehat ketika Anda tidak memberikan reaksi emosional. Ketika batas-batas Anda adalah keyakinan inti Anda, Anda tidak akan kesal jika Anda diuji.

  • Katakan apa yang Anda maksud dan bersungguh-sungguhlah dengan apa yang Anda katakan

Kadang-kadang kita takut untuk menghadapi orang lain dengan kebenaran dalam cinta atau suatu hubungan. Kita takut untuk memberitahu orang-orang apa yang kita inginkan, untuk mengakui bahwa kita benci pergi ke tempat makan tertentu, atau memiliki kesulitan menghabiskan waktu dengan sepupu teman yang tidak menyenangkan, atau benci ketika bos memberikan tenggat waktu pada kita pada pukul 6 sore di hari Jumat. Kita menyembunyikan perasaan kita yang sebenarnya karena kita takut reaksi orang lain terhadap kita. Semakin Anda mengubur diri sendiri dengan batas-batas dan nilai-nilai, semakin Anda akan dapat mengomunikasian batas Anda dengan jelas!

Bersiaplah untuk mengubah hidup Anda.

Sumber: Mindbodygreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: