Mengajarkan Kesabaran pada Anak

Cara Mengajarkan Kesabaran Pada Anak dengan Tips berikut ini

Mengajarkan Kesabaran pada Anak

Anak-anak seringkali selalu ingin buru-buru dan tidak sabaran, semua kegiatan inginnya dilakukan cepat dan mereka selalu mengeluh apabila menunggu terlalu lama. Berlatih kesabaran pada usia yang muda dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan hubungan interpersonal dan meningkatkan keterampilan sosial anak. Tidak hanya mengajar kesabaran untuk anak-anak pada usia dini dapat mengurangi hal-hal yang memalukan terjadi di depan umum tetapi juga membantu mereka agar tumbuh menjadi individu yang dapat mengatasi tantangan dengan lebih baik dalam hidup. Sangat penting bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak-anak mereka tentang konsep dari kesabaran dan juga mengajarkan agar dapat menahan diri atau mengendalikan diri. Nilai-nilai ini dapat membantu seorang anak dalam menghadapi suatu masalah dan bertindak dalam cara yang tenang untuk membuat kesan yang baik pada orang lain. Cara mengajarkan kesabaran pada anak dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • Jadilah panutan bagi anak; mengajar anak-anak agar lebih sabar dapat dilakukan dengan memberi contoh pada mereka. Sadar akan kata-kata dan bahasa tubuh Anda ketika Anda harus menunggu sesuatu dan berilah contoh yang baik. Perlu diingat bahwa anak-anak cenderung mencontoh tindakan dari orang tuanya, baik atau pun buruk. Jadi jangan kelepasan ngomong di saat Anda sedang jengkel dengan sesuatu; tanggapi sesuatu hal dengan cara yang lebih sabar dan sopan. Ketika Anda bertindak sabar, Anda mengirim pesan kepada anak Anda bahwa perilaku tersebut dapat diterima dan Anda mendukung itu.
  • Mengajarkan kesabaran pada anak juga bisa dilakukan sambil bermain.
    Berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan bermain permainan yang melibatkan urutan seperti monopoly akan mengajarkan mereka untuk menunggu giliran mereka. Memanggang kue dan menanam bunga juga bisa membantu mereka untuk belajar pengendalian diri dan menunggu untuk mendapatkan hasil.
  • Usahakan untuk tidak langsung memberikan sesuatu pada anak agar mereka dapat belajar untuk lebih bersabar dalam mendapatkan sesuatu. Setiap kali anak Anda meminta sesuatu, minta mereka untuk menunggu untuk periode singkat. Mulailah dengan 15 detik dan secara bertahap dapat berjalan lebih dari satu minggu.
  • Beri clue sebagai batasan sampai kapan mereka harus menunggu. Seperti misalnya ketika anak ingin meminta cemilan atau barang; Anda bisa mengambilnya setelah selesai mencuci piring piring. Informasikan hal ini pada anak agar mereka mengerti. Hindari jawaban yang tidak jelas; karena ini bisa membingungkan mereka.
  • Sesuaikan umur anak; mengajarkan kesabaran pada anak juga harus disesuaikan dengan umur mereka. Tingkat kesabaran untuk setiap anak berbeda di setiap periode umurnya. Mungkin di saat usia anak masih dini, mereka belum begitu memahami bila disuruh bersabar. Tetapi seiring dengan rutinnya Anda mengajarkan mereka untuk bersabar, mereka pun akan terbiasa dan lebih memahami konsepnya.
  • Cari kegiatan untuk mengisi waktu sementara menunggu. Libatkan mereka dalam proses menunggu dengan melakukan kegiatan untuk mengisi waktu. Ini akan mengajarkan mereka untuk mengatasi frustrasi dan mengenali kebutuhan orang lain.

Salah satu cara yang efektif untuk anak untuk menumbuhkan kesabaran dan pengendalian diri adalah dengan mencoba usaha baru yang memerlukan banyak waktu dan ketekunan. Kegiatan tersebut bisa saja dengan mengikutsertakan anak untuk kursus seperti belajar biola, piano, lukisan atau bermain basket. Membacakan buku cerita juga mengajarkan anak untuk bisa bersabar untuk mengikuti alur cerita dan mengetahui akhir ceritanya; ini dapat membantu memupuk konsep kesabaran dan aktif mendengarkan.

Mengajarkan Kesabaran pada AnakKetika seorang anak tidak sabar atau marah-marah ketika ia tidak bisa mencapai sesuatu dengan cepat atau mudah, beritahu anak Anda untuk beristirahat sebentar untuk membersihkan pikirannya dan menenangkan perasaannya. Beri penjelasan agar mereka mengerti dan beri waktu sebelum Anda malah memarahi anak. Kesabaran adalah keterampilan belajar dimana sangat penting bagi anak-anak untuk mencapai kematangan emosional. Dengan bantuan orang-orang dewasa dalam hidup mereka, anak-anak dapat membangun kemampuan mereka untuk bersabar. Beberapa kegiatan yang bisa diajarkan pada anak dan secara tidak langsung akan mengajarkan kesabaran pada anak;

  • Memasak dengan anak; Anak-anak dapat belajar kesabaran melalui memasak. Anak akan segera tau bahwa membutuhkan waktu untuk membuat suatu masakan; mulai dari menambahkan semua bahan  hingga menunggu hasil akhirnya.
  • Membaca; Membaca satu bab dari sebuah buku cerita atau buku anak-anak yang lebih panjang akan membangun kesabaran dan memberikan pendidikan pada anak. Anak dapat membaca sendiri, dengan saudaranya, atau dibacakan oleh orang tua. Anda juga bisa menikmati momen ini sebagai momen yang berharga antara orang tua dan anak.
  • Menanam bunga atau sayuran; Anak-anak dapat belajar kesabaran dengan menanam bunga atau sayuran. Dibutuhkan waktu untuk menunggu untuk tumbuhan untuk tumbuh dari mulai benih. Anak-anak dapat belajar kesabaran dengan menyirami tanaman setiap hari dan menunggu tumbuhan untuk tumbuh secara penuh.
  • Menyimpan uang; Menyimpan uang atau menabung dapat mengajarkan anak kesabaran serta pentingnya konsep menabung. Ini memberikan peluang yang besar bagi Anda untuk memberikan tugas atau lainnya dengan memberikan insentif dan juga mengajarkan anak nilai kerja keras.

Perlu diperhatikan juga bahwa ketika mengajarkan anak supaya sabar; Anda pun harus lebih bersabar lagi. Perlu waktu juga bagi anak untuk dapat mengerti dan bersabar, yang penting Anda pun bisa menyesuaikan ajaran yang diajarkan pada anak. Kegiatan yang dilakukan pun harus disesuaikan dengan usia anak ya. Bagaimana dengan Anda bunda? Susah gak mengajarkan anak untuk sabar? Share ya…

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.