Mengatasi Anak Berkata Kasar

Cara Mengatasi Anak Berkata Kasar

Anak-anak bisa memikirkan cara-cara aneh untuk membuat kehadiran mereka diperhatikan. Anda akan terkejut untuk mengetahui bagaimana pikiran kecil mereka bekerja! Masih dalam usia muda dan belum berpengalaman, mereka biasanya masih belum begitu mengerti sebab dan akibat dari melampiaskan kemarahan dan rasa frustrasi mereka pada orang lain. Dengan demikian, tanggung jawab ini berada di pundak Anda sebagai orang tua untuk mengajarkan mereka apa yang pantas dan apa yang tidak untuk dilakukan atau diucapkan. Berikut adalah beberapa tips mudah tentang apa yang harus dilakukan orang tua untuk mengatasi anak berkata kasar.

Mengatasi Anak Berkata kasar

  1. Jangan bereaksi berlebihan

Ketika untuk pertama kalinya Anda mendengar anak mengeluarkan kata-kata makian, jangan kaget! Mungkin pada awalnya dia hanya meniru ucapan dari orang-orang dewasa. Tetaplah bersikap tenang dan jangan bereaksi terlalu berlebihan. Ketika Anda marah besar, ini bisa menunjukkan konsep yang salah padanya bahwa ia dapat menggunakan kata-kata yang tidak baik untuk mendapatkan perhatian Anda dengan segera. Reaksi berlebihan akan menyebabkan dampak negatif pada jiwa anak Anda.

  1. Dekati

Apakah anak Anda tampaknya lebih mudah marah akhir-akhir ini? Pasti ada yang menjadi alasan di balik perilaku buruknya. Ketika anak menggunakan kata-kata tidak baik merupakan suatu alasan untuk dikhawatirkan. Cobalah dan ketahui apa yang mengganggunya dan menjadi penyebabnya. Anak-anak sangat sering menggunakan kata-kata umpatan ketika mereka merasa diabaikan di rumah dan kata-kata ini biasanya mereka dengar dari teman-teman lainnya atau pun dari orang dewasa.

  1. Jangan memanjakan

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan ketika anak Anda berkata tidak baik adalah tidak memanjakannya. Jika Anda mendengar dia menggunakan kata yang buruk, segera koreksi. Tapi, jangan terlalu keras dan tajam. Jangan mengirimkan sinyal yang salah pada anak walaupun mereka masih kecil dan terlihat konyol; dengan tertawa karena menganggapnya sebagai hal yang ‘lucu’ hanya akan membuat anak merasa sikapnya dibenarkan.

  1. Memberikan dorongan yang positif

Memberikan dorongan positif pada anak Anda setiap kali ia bisa merubah sikapnya dan tidak berkata kasar akan sangat membantu anak untuk bersikap lebih baik. Bahkan untuk mendapatkan keinginannya untuk mendapatkan permen dari orang tuanya, ia mungkin berusaha sungguh-sungguh untuk tidak berkata kasar sama sekali!

  1. Menerapkan suatu konsep

Metode lain yang efektif untuk menghentikan anak untuk berkata kasar adalah dengan menerapkan suatu konsep seperti konsep ‘toples kata-kata buruk’. Di sini, Anda akan mengambil hal yang paling ia sukai setiap kali ia mengucapkan sebuah kata makian. Anak Anda mungkin awalnya membuat ulah, tapi pada akhirnya dia akan mendapatkan arti dari konsep ini.

  1. Menjadi peran yang ideal

Cara yang baik untuk mencegah anak Anda dari menggunakan kata-kata kasar adalah dengan menjadi peran yang ideal untuk anak Anda sendiri. Anak-anak masih sangat mudah untuk dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya karena mereka masih belum bisa menilai yang baik atau buruk. Jadi ketika Anda menjadi contoh yang baik untuk anak; pasti anak Anda juga bisa berperilaku baik.

  1. Buat aturan tentang kata-kata yang tidak baik

Kata-kata kasar yang dilontarkan anak bisa menempatkan Anda di posisi yang sulit; terutama apabila hal ini dilakukan di keramaian. Jelaskan bahwa bahasa semacam itu tidak bisa ditoleransi. Ambil langkah-langkah disiplin seperti ‘time out’ atau mengurangi jam menonton TV dan bermainnya jika perlu. Aturan-aturan ini mungkin bisa membuat mereka berontak dan melotot karena merasa tidak bersalah, tetapi hal ini sangat penting.

  1. Buat mereka mengerti

Sementara menanamkan nilai-nilai yang tepat, orang tua juga harus tegas dan ketat. Untuk membuat mereka mengerti mungkin tidak bisa terjadi hanya dalam semalam; tapi Anda bisa berupaya untuk memberikan pengertian pada mereka dengan bahasa yang mereka mengerti. Tunjukkan pada mereka bahwa kata-kata makian bisa melukai perasaan orang lain. Tekankan dampak negatif dari perilaku yang salah tersebut. Untuk anak dengan usia yang lebih tua, ini semua cinta dan ketegasan. Sementara untuk anak-anak berusia lebih kecil, hal ini lebih membutuhkan cinta dan bimbingan yang tepat.

Baca juga artikel tentang Cara-cara Mendisiplinkan Anak yang mungkin dapat membantu Anda.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: