Mengatasi Masalah Mendengkur

Mengatasi Masalah Mendengkur & Mencegahnya Dengan Memperhatikan Asupan Makanan

Masalah yang satu ini bisa dialami oleh siapa saja baik pria maupun wanita. Sudah menjadi permasalahan yang umum sepertinya dan walaupun tidak diinginkan tapi tetap saja banyak orang yang mendengkur saat tertidur. Seiring dengan pertambahan usia biasanya seseorang jadi lebih rentan mendengkur saat tidur dan ini jelas bisa mengganggu pasangannya. Mendengkur dapat disebabkan oleh penyumbatan fisik dari hidung atau tenggorokan, pembengkakan tenggorokan, obesitas, atau posisi tidur yang tidak nyaman. Mendengkur terjadi ketika langit-langit lunak bergetar ketika udara melewati di sekitarnya. Mengatasi masalah mendengkur mungkin harus dilakukan segera; dalam beberapa kasus perubahaan kebiasaan gaya hidup atau makanan dapat mencegah seseorang mendengkur.

Mengatasi Masalah Mendengkur

Studi telah membuktikan bahwa kebiasaan makanan Anda dapat berkontribusi besar memperpanjang masalah mendengkur ini. Jadi hal apa sajakah yang harus diperhatikan berkaitan dengan asupan makanan Anda terhadap masalah yang satu ini? Dilansir dari Boldksy berikut adalah beberapa fakta tentang hubungan antara makanan dan mendengkur. Mengetahui hal ini akan membantu Anda untuk memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi.

  • Hindari porsi makan besar

Pada saat malam hari, sebaiknya hindari porsi makan yang besar. Terlebih lagi pada saat akan tidur; sebaiknya tidak lagi mengkonsumsi makanan yang “berat”. Anda dapat pergi untuk berjalan-jalan sehingga makanan bisa dapat dicerna lebih cepat. Makan makanan dengan porsi kecil dapat menghindari Anda dari masalah mendengkur.

Madu bisa menjadi obat alami untuk berhenti mendengkur. Salah satu makanan yang sangat efektif bukan? Kandungan yang terdapat di dalam madu ini memiliki sifat anti inflamasi dan anti mikroba yang dapat membantu untuk mencegah tersumbatnya aliran udara. Madu juga akan mengurangi pembengkakan di leher Anda.

  • Konsumsi ikan

Bila Anda lebih sering mengkonsumsi daging merah, maka sebaiknya mulailah menggantinya dengan ikan. Daging merah sering menjadi salah satu pemicu dari mulainya masalah mendengkur. Anda dapat mencoba mengganti asupan daging merah dengan ikan sebagai salah satu makanan untuk mencegah mendengkur. Daging merah mengandung lemak jenuh yang dapat menyebabkan kejang dalam arteri yang mengakibatkan radang. Ini dapat menyebabkan pembengkakan tenggorokan.

Mengkonsumsi minyak jenuh dapat menyebabkan peradangan di oesophagus karena keasaman yang dapat berkontribusi mendengkur. Cara alami untuk memastikan agar Anda tidak mengikuti pasangan yang mendengkur keras adalah dengan menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun dapat mengurangi tersumbatnya atau halangan pada langit-langit lunak dan dengan demikian membantu untuk mencegah Anda dari mendengkur.

  • Teh

Teh dapat dianggap sebagai salah satu makanan yang paling efektif untuk mencegah mendengkur. Ini membantu dalam mengurangi tersumbatnya lubang tenggorokan. Cobalah Chamomile tea, teh hijau, teh mint ataupun teh hitam. Anda juga dapat menambahkan lemon dan madu untuk hasil yang lebih baik untuk berhenti mendengkur.

  • Susu kedelai

Susu sapi akan meningkatkan kemungkinan mendengkur pada orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa karena dapat menyebabkan kemacetan saluran hidung sehingga meningkatkan mendengkur. Hal ini juga menyebabkan peningkatan produksi lendir. Bila Anda memiliki kondisi intoleransi laktosa segeralah beralih ke susu kedelai; pilihan sehat makanan yang juga akan membantu mencegah mendengkur.

  • Hindari alkohol

Apabila Anda memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi alkohol, maka tidak ada satu tips pun yang bisa berhasil untuk mengurangi masalah Anda ini. Alkohol akan menekan sistem saraf pusat. Jadi lebih baik kurangi asupan alkohol dari sekarang ya.

  • Hindari produk susu

Jika Anda ingin mengikuti diet dengan makanan untuk mencegah mendengkur, sebaiknya kurangi produk susu dari daftar makanan Anda. Produk susu dapat menyebabkan mendengkur. Jika Anda mengkonsumsi produk susu, pastikan bahwa jam tidur Anda 3-4 jam setelah itu.

Selain dari beberapa faktor makanan di atas yang perlu diperhatikan agar bisa mengurangi dengkuran saat tidur, ada beberapa cara lainnya yang bisa diperhatikan apabila memang Anda mendengkur di malam hari. Salah satunya adalah dengan mengubah posisi tidur pada saat sedang mendengkur; mengubah posisi tidur dapat kembali melancarkan aliran udara. Apabila Anda memiliki berat badan yang lebih atau tergolong obesitas; maka sebaiknya kurangi berat badan.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: