Menghadapi Anak Remaja

Menghadapi Anak Remaja Yang Sering Membantah

Sulit untuk mengetahui apa yang harus dilakukan ketika anak remaja Anda membantah Anda. Perilaku ini tampaknya membuat orang tua yang memiliki kemampuan paling tenang pun bisa menjadi emosi. Tapi apakah cara terbaik untuk menangani situasi ini? Berikut tips untuk menghadapi anak remaja yang sering membantah Anda.

Menghadapi Anak Remaja

1. Mencegah dengan Menggunakan Aturan

Jika Anda dapat mencegah hal itu terjadi, itu adalah pilihan terbaik. Tidak selalu mungkin, tapi jika Anda memiliki aturan, itu dapat membantu. Bila Anda memiliki aturan, maka tidak ada kesempatan untuk negosiasi atau membicarakannya kembali. Hal-hal yang sudah diputuskan dan itu yang akan dilakukan sesuai dengan keputusan. Ketika anak remaja sering membantah Anda, pikirkan apakah itu karena tidak ada aturan untuk menentukan apa yang bisa dan tidak bisa diterima oleh mereka.

2. Memahami Bahwa Mereka Marah

Kadang-kadang remaja membantah karena mereka marah. Ini tetap tidak boleh ditoleransi. Tapi ini bisa membantu Anda sebagai orang tua untuk mengetahui apa yang terjadi dengan anak Anda jika Anda bisa melihat kembali apa yang terjadi. Apakah mereka marah tentang sesuatu? Apakah mereka frustrasi dengan kurangnya pilihan? Hal ini terkadang masih bisa diperbaiki.

3. Bernapas Untuk Menenangkan Diri

Ini hal yang menyebalkan ketika anak remaja mulai sering membantah Anda. Tapi bereaksi dengan kemarahan tidak baik bagi kita ataupun anak remaja. Cara terbaik adalah dengan meluangkan waktu beberapa saat untuk bernapas dalam-dalam sampai Anda cukup tenang untuk menangani situasi. Ini adalah pilihan yang lebih baik daripada bereaksi keras dalam kemarahan.

4. Minta Mereka Mengulang Perkataan Mereka

Kadang-kadang ini hal yang terbaik untuk menarik perhatian remaja Anda mengenai apa yang mereka lakukan. Buat mereka mengulang kata-kata apa yang mereka katakan adalah cara untuk yang tepat. Ini akan memberi perhatian pada mereka akan fakta kata-kata atau nada mereka yang tidak pantas. Kemungkinan besar, anak remaja Anda tidak akan seperti ini lagi dan tidak akan mengulangi kata-kata tersebut.

5. Beri Konsekuensi

Jika mereka menjadi benar-benar tidak sopan, mereka membutuhkan konsekuensi. Setiap orang tua tahu apa yang terbaik agar mendapatkan perhatian anak mereka. Memotong uang saku, memotong waktu bermain, tidak ada makanan ringan, dan lain-lain. Kadang-kadang memberikan konsekuensi adalah apa yang Anda perlukan.

6. Katakan Perbuatan Ini Apa Adanya

Membantah adalah perbuatan yang buruk. Tidak perlu berpura-pura bahwa ini tidak buruk. Kadang-kadang percakapan terbuka dengan anak remaja Anda dapat membantu Anda untuk memberi pengertian pada mereka. Kadang-kadang remaja tidak berpikir tentang apa yang mereka katakan karena mereka begitu terfokus pada diri mereka sendiri pada saat itu. Kadang-kadang, percakapan tentang bagaimana sikap yang telah mereka lakukan dapat menyadarkan mereka sebelum Anda memberikan konsekuensinya.

7. Ingat, Ini Akan Berlalu

Sesulit apapun untuk ditangani, fase membantah ini akan berlalu. Sama seperti semua yang remaja lain lakukan, mereka akhirnya akan mengatasi hal itu. Menghadapi bantahan dari mereka adalah bagian yang sulit. Kadang-kadang Anda hanya perlu bersikap bijak dari hari ke hari ketika berhadapan dengan remaja. Suasana hati mereka sering berfluktuasi dan begitu juga sikap mereka, jadi mudah-mudahan fase membantah ini akan menjadi fase yang pendek.

Dibutuhkan usaha, kesabaran dan kadang-kadang kreativitas untuk menangani anak remaja. Apa saja tips terbaik untuk menjadi orangtua remaja? Silahkan berbagi di kolom komentar!

Sumber: Parenting Allwomentalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: