Menghadapi Anak Yang Malas

Cara Menghadapi Anak Yang Malas

Ini bisa menjadi situasi yang membuat Anda merasa sangat frustasi ketika anak Anda malas. Kemalasan bukanlah suatu sifat yang ingin Anda lihat terus menerus pada anak Anda. Ini adalah sesuatu yang ingin Anda hindari sejak awal sebelum menjadi kebiasaan. Ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi anak yang malas yang bisa membuat mereka berubah secara bertahap.

Menghadapi Anak yang Malas

  1. Tetapkan contoh yang baik

Salah satu hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan ketika anak malas adalah menetapkan contoh yang baik. Sulit untuk menjelaskan nilai etika kerja yang baik ketika Anda sendiri tidak menunjukkannya. Tentu saja Anda ingin memiliki keseimbangan pada pekerjaan yang baik dan bermain dalam hidup Anda sendiri tetapi jika anak Anda tidak pernah melihat Anda melakukan apa pun, mereka tidak memiliki contoh yang baik untuk diikuti. Anda tidak harus bekerja untuk menerapkan contoh yang baik dari etika kerja yang baik. Bekerja dalam menjaga rumah Anda tetap berjalan atau merawat keluarga adalah bentuk kerja yang sangat benar.

2. Miliki harapan

Anak-anak cenderung untuk memenuhi harapan kita lebih sering daripada tidak. Jika Anda mengharapkan mereka menjadi malas, mereka mungkin tidak akan mengecewakan Anda. Jika Anda mengharapkan mereka untuk memiliki etika kerja yang baik di usia mereka, mereka mungkin akan memenuhi harapan itu. Penting untuk membiarkan mereka tahu apa harapan Anda. Kebanyakan anak ingin menyenangkan Anda, sehingga mereka mencoba untuk memenuhi harapan Anda terhadap mereka.

3. Berhenti memberikan uang

Salah satu cara untuk memotivasi anak untuk bekerja adalah dengan berhenti menyerahkan uang tunai. Buat mereka berusaha untuk mendapatkan uang jajan mereka. Ketika mereka ingin uang untuk membeli sesuatu, pikirkan beberapa pekerjaan yang bisa mereka lakukan untuk mendapatkan uang itu. Cara ini sangat memotivasi. Ketika mereka sangat menginginkan sesuatu, mereka akan bersedia bekerja untuk itu. Baca juga artikel lainnya tentang Belajar Mengelola Uang disini.

4. Bicarakan tentang etos kerja

Biarkan mereka tahu etika kerja yang baik adalah sifat yang baik dan kemalasan bukan sifat yang baik. Biarkan mereka tahu apa ciri-ciri yang dianggap baik dan apa yang tidak. Beri mereka beberapa contoh masing-masing untuk membantu mereka memahami. Hal ini dapat membantu mereka untuk mengembangkan rasa hormat bagi mereka yang memiliki etika kerja yang baik dan bekerja ke arah itu sendiri.

5. Kaitkan hak istimewa dengan tugas sehari-hari

Kadang-kadang penguatan positif tidak bekerja. Untuk saat-saat seperti itu, Anda harus bersikap sedikit lebih kreatif. Menghubungkan hak istimewa dengan tugas-tugas di rumah adalah cara untuk melakukan itu. Hal ini sangat bermanfaat ketika anak-anak Anda menginjak usia pra-remaja dan remaja. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah bersikeras bahwa tugas-tugas mereka harus dilakukan sebelum mereka memiliki akses internet.

6. Gunakan pujian

Tentu saja Anda ingin memilih penguatan positif ketika Anda bisa. Puji anak Anda untuk usaha mereka, tidak bersikap malas adalah pilihan yang hebat. Menerima pujian akan membuat mereka ingin bekerja lebih keras. Anak-anak hampir selalu menikmati pujian. Hal ini dapat sangat memotivasi mereka.

7. Bersikap konsisten

Konsistensi sangat penting dalam setiap aspek pola asuh. Ini mengajarkan anak-anak Anda apa yang diharapkan. Jika kemalasan ditoleransi maka mereka akan terus menjadi malas. Jika Anda selalu bersikeras bahwa mereka harus melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan daripada bersikap malas, mereka akan belajar hal itu juga dan lebih kecil kemungkinannya untuk mendorong batasan-batasan.

Kemalasan bisa menjadi hal yang sangat sulit bagi orangtua untuk menangani anak-anak mereka. Apa yang membantu Anda dalam situasi ini? Bagaimana Anda membuat anak Anda untuk mengatasi kemalasan?

Sumber: Parenting Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: