Menghadapi Cyber Bullying

Cara Menghadapi Cyber Bullying

Ketika Anda mendengar tentang orang yang mem-bully secara online, apakah Anda selalu berpikir tentang orang yang mengirim pesan menyakitkan tersebut? Apakah mereka benar-benar bersungguh-sungguh dengan kata-kata yang mereka tulis? Apakah mereka mem-bully dirinya sendiri? Mungkin Anda pernah bertemu seseorang yang mengalami bullying secara online karena saat ini pengaruh media sosial tumbuh dengan pesat. Dalam artikel ini ada beberapa cara untuk merespon dan menghadapi cyber bullying.

Menghadapi Cyber Bullying

1. Tuliskan tentang bullying

Ambil jalan yang tinggi dan ubah pengalaman Anda menjadi pelajaran yang dapat dipelajari oleh orang lain. Anda dapat memulai sebuah blog dan menulis tentang bullying: bagaimana rasanya diganggu dan mengapa orang tidak seharusnya mem-bully orang lain. Sebagian surat kabar komunitas mengalokasikan ruang untuk kontribusi jadi pertimbangkan ide menulis untuk surat kabar juga. Tanggapi bullying secara online dengan berbicara tentang pengalaman pribadi Anda. Anda tidak akan pernah tahu siapa saja orang-orang yang akan tersentuh dengan postingan Anda.

2. Tuliskan surat pada orang yang mem-bully

Orang yang mem-bully sering melemparkan kata-kata negatif karena mereka adalah individu-individu yang merasa tidak aman. Itulah kebenaran dari masalah ini. Ketika berhadapan dengan pem-bully online, pertimbangkan untuk menuliskan surat kepada pem-bully. Bagaimana Anda ingin surat itu terdengar sepenuhnya terserah Anda, tetapi disarankan untuk menulis kata-kata yang positif. Anda bisa mengucapkan terima kasih kepada pem-bully untuk pesan mereka yang menyakitkan karena “Anda membuat saya sadar bahwa orang-orang yang benar-benar tidak sensitif ada di dalam dunia ini dan saya harus lebih berhati-hati siapa saja orang-orang tersebut”.

3. Bicarakan tentang hal ini di kelas

Mungkin Anda pernah memiliki teman yang gemuk di sekolah dan teman sekelasnya memanggilnya “gemuk, badan besar seperti beruang” dimana pun ia berada, sehingga dia merasa takut untuk menghadapinya. Mungkin kejadian ini tidak akan terulang lagi ketika Anda sudah lulus dari sekolah. Tapi Anda bisa mengajarkan kepada anak Anda bahwa mereka bisa mendiskusikan hal tersebut dengan guru dan teman-temannya di sekolah jika terjadi hal seperti ini. Berbagi pengalaman dapat membuat semua orang menyadari bahwa bullying bukanlah tindakan terpuji.

4. Blok orang yang suka mem-bully

Jika ini adalah pem-bully serial, yang tampaknya memiliki pasokan kata-kata negatif yang tak terbatas, jangan ragu-ragu dalam memblok mereka. Bahkan jangan ragu-ragu dalam melakukannya. Jika pem-bully tersebut ternyata juga menjadi penguntit, beritahukan ini kepada otoritas setempat. Selalu lebih baik bertindak aman daripada menyesal.

5. Pisahkan diri Anda dari dunia online

Menjauh dari komputer Anda untuk sementara waktu. Dunia online kadang-kadang bisa dangkal dan penuh dengan individu yang tidak nyata, pemarah, serta sensitif. Jauhkan diri Anda dari orang-orang ini dengan berhubungan kembali ke dunia di mana Anda dapat benar-benar mendengar orang-orang berbicara atau melihat mereka secara langsung. Pergi ke retret pribadi. Ini membantu Anda dalam memusatkan diri sendiri dan mempersiapkan Anda untuk pertempuran secara online yang berikutnya.

6. Buat seseorang merasa lebih baik

Terapi terbaik untuk mengusir perasaan negatif adalah dengan membuat seseorang merasa lebih baik. Traktir teman, ibu, atau kolega Anda untuk makan siang bersama atau memakan camilan sederhana. Kirimkan getaran positif. Tarik energi yang positif dan bahagia, Anda membutuhkannya.

7. Menangis

Anda terluka jadi jangan menghentikan diri dari menangis. Kenali perasaan yang menyakitkan dan biarkan air mata mengalir. Bersihkan jiwa dan menangis. Tapi jangan pernah bermuram dan tenggelam di sudut serta berkubang dalam mengasihani diri sendiri. Anda adalah orang yang kebetulan memiliki pengalaman online yang tidak menyenangkan. Sebuah komentar tidak mendefinisikan diri Anda yang sebenarnya.

Baca: Para Selebriti Yang Mengalami Bullying | Pengalaman yang tidak Menyenangkan pun Mereka Alami

Apakah Anda pernah mengalami bullying secara online? Bagaimana Anda menanggapi hal itu?

Sumber: Inspiration Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: