Menghadapi Masalah Di Tempat Kerja

5 Tips Untuk Menghadapi Masalah Di Tempat Kerja Yang Bersifat Pribadi

Menghadapi masalah di tempat kerja mungkin sudah biasa, tetapi apabila masalah pribadi ikut mengganggu pekerjaan maka mungkin ini dapat berpengaruh pada hasil kerja Anda. Ada banyak permasalahan pribadi yang bisa mengganggu aktivitas. Mungkin saat di kantor, Anda bisa bersikap biasa di depan rekan kerja; padahal disaat yang sama Anda sedang mengalami masalah pribadi seperti masalah utang, putus dengan pacar, anjing Anda sakit,dll. Apakah hal-hal pribadi ini bisa di share dengan rekan di tempat kerja? Menghadapi masalah di tempat kerja yang bersifat pribadi dapat diceritakan pada kondisi-kondisi tertentu selama hal tersebut memang akan mengganggu pekerjaan. Tapi untuk hal-hal lainnya, tips dari idiva berikut ini mungkin dapat membantu Anda ketika sedang menghadapi masalah pribadi di tempat kerja.

Menghadapi Masalah Di Tempat Kerja

Apa yang harus Anda katakan?

Bedakan apa yang harus Anda beritahu pada rekan kerja dan yang tidak. Berbagi informasi bisa saja mempengaruhi pekerjaan Anda. Tidak ada salahnya menyimpan masalah pribadi hanya untuk diri sendiri selama hal tersebut tidak mengganggu konsentrasi Anda pada saat bekerja dan tidak memiliki dampak pada kinerja Anda. Bila kondisi sakit, tentu hal ini harus diinformasikan terlebih bila sakit yang Anda derita bisa beresiko menular pada orang lain.

Apa yang ingin Anda katakan?

Tentu tidak semua orang bisa berbagi masalah pribadi dengan rekan kantornya. Apabila suasana dan lingkungan kantor friendly, tentu ini bukan menjadi masalah karena setiap orang bisa dekat dengan rekannya. Tapi apabila rekan kerja tidak ramah dan kompetitif, tentu tidak semua masalah bisa diceritakan. Berbagi informasi pribadi juga tergantung dari faktor usia; orang-orang yang lebih muda cenderung untuk berbagi masalah pribadi karena mungkin akan mempengaruhi dampak pada kinerja tim.

Ketahui hak Anda

Ada isu-isu tertentu yang dapat dimasukkan ke dalam situasi yang membahayakan pekerjaan dengan berbagi. Mengatakan pada bos Anda tentang masalah utang atau operasi mendatang dapat menempatkan Anda pada resiko dipecat. Pengusaha memiliki hak untuk mengakhiri hubungan dengan karyawan untuk alasan apapun yang menurut mereka tidak berdampak baik pada kinerja perusahaan. Dengan mengetahui hak Anda sebagai karyawan, tentu dapat membantu Anda apabila sedang mengalami satu hal seperti hamil; disini Anda bisa mendapatkan cuti bersalin. Perhatikanlah ketentuan kerja di tempat Anda bekerja agar tidak salah.

Memiliki rencana

Tawarkan solusi pada saat Anda menceritakan masalah Anda pada atasan. Jika Anda perlu untuk mengambil cuti untuk merawat orang tua sakit, misalnya, Anda bisa menyarankan pada rekan-rekan untuk bisa mengambil alih proyek yang sedang Anda pegang atau menawarkan untuk melakukan beberapa pekerjaan di malam hari.

Mendapatkan bantuan untuk stres

Beberapa organisasi memiliki program bantuan karyawan (PBK) yang dijalankan oleh perusahaan pihak ketiga untuk membantu staf nya yang mengalami masalah pribadi. Rujukan yang didapat dari perusahaan ini bisa dimanfaatkan apabila memang dibutuhkan. Tapi, berbagi pada rekan kerja yang memang dekat Anda juga bisa dilakukan untuk mencari solusi yang terbaik. Tentu keputusan akhir ada di tangan Anda, setidaknya Anda memiliki teman untuk berbagi.

Ketika mengalami masalah pribadi, tentu tidak semua masalah bisa diceritakan pada orang lain. Anda juga harus jeli kepada siapa Anda berbagi dan tidak usah terlalu blak-blakan menceritakan masalah Anda sendiri. Ini bisa juga mengganggu rekan kerja; mereka pun memiliki masalahnya sendiri bukan?

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: