Menghadapi Pikiran Negatif

Bagaimana Cara Menghadapi Pikiran Negatif

Menghadapi Pikiran Negatif

Dari semua perjuangan yang kita temui saat bekerja dengan orang lain dan saat berhadapan dengan hambatan kita sendiri, kritikus batin adalah yang paling kuat dan paling ada di mana-mana. Jika kita kembali ke pikiran Anda sejenak, apa yang akan kita dengar dari apa yang Anda katakan kepada diri sendiri? Apakah itu akan menjadi sesuatu yang baik, mendukung, dan lembut, atau sebaliknya? Beberapa dari pikiran negatif yang kebanyakan orang miliki adalah, orang ini atau orang itu jauh lebih maju dari saya. Siapa yang ingin mendengar apa yang harus saya katakan? Saya tidak akan pernah bisa menjadi sukses.

Mengkritik diri sendiri membuat kita merasa seperti kita terus berada jauh di belakang – ada jumlah pekerjaan tak berujung yang harus dilakukan – kebanyakan dari hal itu proaktif – dan kita sering memiliki kepedihan rasa bersalah ketika kita melakukan hal-hal menyenangkan, seperti pergi makan siang atau pergi berbelanja, atau bahkan menonton sedikit reality show di TV.

Pikiran kritis dapat melumpuhkan, dan mencegah Anda dari mencapai potensi yang lebih. Trik-trik yang ada di bawah ini bisa membantu Anda dalam menghadapi pikiran negatif tentang diri sendiri.

  1. Identifikasi pemikiran tersebut dan katakan dengan keras

Apakah Anda pernah memiliki pengalaman mengatakan sesuatu dengan keras dan menyadari betapa konyol hal itu kedengarannya? Hal-hal negatif dengan segera akan tampak dramatis dan perspektif mulai mengendap. Ketika kita menghadapi masalah ini, solusi mulai muncul.

  1. Apa yang menimbulkan pemikiran tersebut

Apa yang membesarkan perasaan ini? Apakah Anda berkumpul dengan beberapa orang yang negatif? Apakah sudah lewat beberapa hari sejak Anda melakukan beberapa pekerjaan yang kreatif atau produktif? Apakah seseorang mengecewakan Anda? Jika kita bisa menentukan sumbernya, kita bisa melepaskannya dengan mengambil tindakan.

  1. Fokus pada waktu di mana Anda telah berhasil mengatasi pikiran negatif

Ada orang yang takut untuk berbicara di depan banyak orang. Mereka takut bahwa mereka akan tampak bodoh. Ingat waktu-waktu di mana Anda telah mengalami ketakutan di masa lalu Anda; gunakan ini sebagai bahan bakar untuk rasa percaya diri Anda jika Anda merasa terlalu gugup untuk berbicara di depan banyak orang sekarang. Biarkan masa lalu Anda menginformasikan Anda saat ini. Anda akan menertawakan diri Anda sendiri atas rasa ketidakamanan yang pernah Anda rasakan dulu. Anda juga akan melakukan hal yang sama di masa depan ketika Anda melihat kembali ketakutan Anda hari ini. Beri diri Anda istirahat.

  1. Menjadi penyemangat bagi diri Anda sendiri

Anda bisa menjadi teman terbaik bagi diri Anda sendiri atau kritikus paling keras bagi diri Anda sendiri – dan tidak ada yang dapat mengontrol hal ini terpisah dari Anda. Ketika pikiran dan perasaan Anda merusak, Anda harus fokus pada prestasi yang Anda miliki, apa yang Anda banggakan pada diri Anda sendiri, dan apa yang Anda syukuri.

  1. Ingat bahwa segalanya akan berakhir

Tidak ada suasana hati, baik atau buruk, yang berlangsung selamanya. Pada hari-hari ketika kita memiliki suasana hati yang buruk, kita hampir selalu terbangun dengan perasaan yang baik pada hari berikutnya. Dengan hari baru datang perspektif baru. Dan jika Anda merasa low, Anda bisa menikmati sedikit junk food dan memeriksa media sosial. Dan itu hal yang baik-baik saja untuk dilakukan.

  1. Menjadi pengamat

Amati pikiran Anda. Anda bukanlah pikiran Anda. Dan pikiran dapat diubah. Anda dapat melepaskan dan menggantinya.

Sumber: Mindbodygreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.