Menghindari Kecemburuan Di Antara Anak Kembar

Menghindari Kecemburuan Di Antara Anak Kembar

Kecemburuan di antara anak-anak bisa jadi suatu problema yang dihadapi orang tua. Apabila kakak adik saja bisa saling cemburu satu sama lain; ini tidak terkecuali terjadi juga pada anak kembar. Salah satu masalah yang para ibu hadapi ketika mereka berada rumah ini menjadi masalah yang umum dan ketika Anda mengalaminya, mulailah meminta tips dari teman-teman yang memiliki anak kembar agar bisa tahu bagaimana caranya menghindari kecemburuan di antara anak kembar. Anda pun bisa lebih mempersiapkan diri untuk segala sesuatunya. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi kecemburuan di antara anak kembar.

Menghindari Kecemburuan di Antara Anak Kembar

1. Tidak memilih salah satunya sebagai favorit

Bahkan ketika Anda benar-benar memfavoritkan salah satunya, kontrol emosi Anda di depan anak-anak. Dengan segala cara yang memungkinkan, tetap netral. Dengan memfavoritkan salah satu anak akan membangkitkan rasa cemburu di salah satunya. Kecemburuan di antara anak kembar umumnya sama seperti halnya persaingan antara saudara kandung.

2. Jangan selalu memperlakukan mereka sebagai kesatuan

Mungkin itu lucu untuk mengatakan, “Si kembar pergi bermain bersama,” tapi ibu, mereka adalah dua orang yang sedang kita bicarakan, dan mereka perlu untuk membangun diri individu dan identitas mereka sendiri. Ketika salah satu dari si kembar melakukan kesalahan, yang lainnya tidak boleh dihukum juga. Ini tidak adil dan itu akan menciptakan perasaan kebencian dalam diri seseorang yang tidak melakukan kesalahan apapun.

3. Anak kembar membutuhkan ruang satu sama lain

Anak kembar membangun tali pertemanan sejak mereka berada dalam rahim ibu. Mereka telah berbagi hampir segala sesuatunya dari hari pertama pembuahan. Bayangkan berada dengan orang yang sama untuk setiap detik, jam, hari dan tahun dalam hidup Anda. Anak kembar perlu ruang dari satu sama lain. Akui itu dan hormati.

4. Habiskan waktu satu per satu dengan anak Anda

Ajak satu anak ke taman selama satu atau dua jam pada hari Sabtu pagi; lalu ajak yang lainnya di sore hari. Menghabiskan waktu satu per satu dengan anak memungkinkan setiap anak untuk berbicara dengan Anda tanpa khawatir kembaran mereka yang lain mendengarkan apa yang dia katakan. Kuncinya di sini adalah untuk membangun budaya komunikasi dan keadilan. Anda ingin mendengar cerita dari kedua sisi, kan?

5. Izinkan mereka memilih hobi dan olahraga kesukaan mereka

Hal ini sangat lucu untuk melihat si kembar bermain bersama-sama atau bermain bulu tangkis satu sama lain, tapi apakah itu pilihan mereka? Atau apakah Anda memaksa mereka untuk mengambil olahraga atau hobi yang sama?

6. Identitas kepemilikan yang sesuai

Mungkin kita pernah melihat bagaimana anak-anak ketika masih kecil berebut barang satu sama lain hingga memukul atau menggigit. Kita bisa memberitahu mereka sejak dini bahwa barang tersebut milik A, bukan milik B, tapi mereka terlalu muda untuk memahaminya. Anda bisa mulai membuat rencana untuk mencegah dan menghindarinya. Salah satu ide yaitu mengadakan pertemuan keluarga dan mengidentifikasi barang-barang dan harta benda dengan benar, yang berarti bahwa itu secara terbuka menyatakan siapa yang memiliki apa. Jika A ingin meminjam milik B, A perlu meminta izin dari B dan sebaliknya.

7. Tanamkan nilai kerja sama, bukan kompetisi

Anda dan pasangan harus bisa memberi contoh cara bekerja sama. Jika ibu sedang mencuci piring, ayah akan mengawasi anak-anak atau sebaliknya. Anak akan melihat hal ini dan ketika bermain bersama, mereka akan bekerja sama saling membantu satu sama lain. Anda bisa menyebut hal ini sebagai “twinwork” (kerja sama antara si kembar).

Sumber: Parenting Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: