Mitos Keliru Seputar Tidur

5 Mitos Keliru Seputar Tidur Yang Sebaiknya Berhenti Untuk Dipercayai

Seperti banyaknya mitos yang beredar seputar kehidupan sehari-hari baik dalam hal mitos tentang olah raga, mitos tentang kesehatan, mitos tentang diet, dll; bahkan ada juga yang menyesatkan menyangkut tentang tidur. Banyak dari perilaku dalam tidur berasal dari kesalahpahaman dari beberapa faktor yang paling penting yang mempengaruhi tidur. Dilansir dari details; beberapa mitos keliru seputar tidur coba diungkapkan oleh James B. Maas, Ph.D, seorang Equinox advisory board member and sleep expert serta penulis buku Sleep for Success!. 5 diantaranya adalah sebagai berikut:

Mitos Keliru Seputar Tidur

  • Tidur terlalu banyak membuat gemuk

Tidur terlalu banyak membuat Anda gemuk merupakan salah satu mitos yang sebaiknya kita berhenti untuk percaya. Manfaat tidur 1 jam lebih lama ternyata memiliki banyak manfaat. “Penelitian menunjukkan bahwa jika Anda tidur hanya dengan menambahkan waktu lebih lama 1 jam, Anda bisa kehilangan berat 0,5kg dalam seminggu”, menurut Maas. Menurut studi yang dilakukan di University of Colorado, subjek yang tidak mendapatkan cukup tidur akan makan sekitar 6% lebih banyak kalori dibandingkan orang-orang yang cukup tidur. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena tingkat leptin, hormon yang mengontrol nafsu makan akan memberitahu otak pada saat Anda cukup tidur, Anda sudah punya cukup energi. Tapi sebaliknya, hormon leptin akan drop ketika Anda tidak cukup tidur. Maas mengatakan bahkan jika Anda memiliki waktu tidur selama 6 jam setiap malam, hormon leptin menurun. Anda bangun dalam kondisi lapar. “Jadi, otak tertipu untuk makan lebih dari yang Anda perlu,” katanya.

  • Mengganti defisit tidur disaat weekend

Pasti banyak orang yang berpikiran bahwa mereka bisa mengganti defisit tidur di waktu-waktu sebelumnya pada saat hari weekend. Menurut Mass,”Anda tidak bisa menggantikan waktu kurangnya tidur Anda dalam seminggu hanya dalam 1 hari”. Bila Anda mengalami kurangnya waktu tidur, maka sebuah aturan yang baik adalah untuk tidur sebanyak setengah dari jumlah waktu Anda terjaga. Sebagai contoh: jika kehilangan waktu tidur sebanyak 16 jam, maka Anda harus tidur selama 8 jam.

  • Anda bisa mengkondisikan diri untuk kurang tidur

Apakah tubuh akan terbiasa bila Anda sering kurang tidur setiap harinya? Hal ini pasti sering terjadi dan banyak dilakukan orang-orang dimana mereka hanya tidur beberapa jam saja setiap harinya. Tapi ternyata ini hanyalah mitos. Jangan percaya pada hal ini. “Anda dapat mengkondisikan untuk bangun lebih awal tapi tidak bisa mengubah kebutuhan tubuh Anda untuk tidur”, kata Maas. Pada kenyataannya, bila tubuh mengalami kurang tidur dalam jangka waktu yang lama akan bisa berpengaruh pada kesehatan. Mungkin ada perbedaan dari tiap individu dan faktor genetik terhadap kebiasaan tidur Anda yang lebih sedikit. Tapi bila Anda bukan salah satu diantaranya, membiasakan diri untuk tidur lebih sedikit bisa mempengaruhi aspek kesehatan Anda dalam waktu tertentu.

Bila Anda ingin mendapatkan kualitas tidur yang nyenyak, minum segelas anggur jelas bukan solusi terbaik. “Konsumsi alkohol dalam waktu tiga jam sebelum tidur dapat mengganggu REM (rapid eye movement), sehingga Anda tidak pernah mendapatkan kualitas tidur yang nyenyak”, kata Maas. Melakukan kebiasaan ini satu atau lebih dalam seminggu tidak hanya akan meningkatkan defisit tidur, tetapi juga meningkatkan resiko terkait berat badan dan kurangnya kemampuan memori.

  • Tidur tanpa terbangun di malam hari sangatlah penting

Bila Anda bisa tidur terus tanpa terbangun di saat malam hari, maka Anda memiliki tidur yang berkualitas. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar juga. Terbangun di saat malam hari; entah itu untuk minum air, ke kamar mandi, atau keperluan lainnya adalah hal yang wajar. Namun, elemen pentingnya  adalah apakah Anda bisa kembali tertidur dalam waktu 10 menit setelah itu. Jika ternyata Anda membutuhkan lebih dari 15 menit untuk kembali tertidur atau bahkan Anda terbangun selama 90 menit atau lebih, saat itulah yang dapat menjadi gangguan dan dapat mengakibatkan insomnia.

Beberapa poin tentang mitos tidur di atas adalah hal-hal yang sebaiknya tidak lagi Anda percayai. Bahkan efek dari kurang tidur tidak hanya sekedar menimbulkan rasa lelah saja, tetapi juga bisa memberikan pengaruh secara mental dan emosional serta obesitas dan depresi. Sebaiknya penuhi kebutuhan tidur Anda mulai saat ini ya; 7 atau 8 jam.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: