Remaja Perempuan Lebih Takut Gemuk

Empat Dari Enam Remaja Perempuan Takut Gemuk

Penampilan adalah salah satu faktor yang penting bagi perempuan; fakta ini tentunya berlaku di hampir semua anak perempuan remaja hingga wanita dewasa. Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di University of College London dan London School of Hygiene menemukan bahwa dua dari tiga remaja perempuan berusia 13 tahun takut pada kegemukan. Pada saat remaja mulai terjadi perubahan-perubahan pada tubuh dan dipengaruhi juga oleh hormon; tapi tidak disangka juga bakan remaja perempuan takut gemuk di saat mereka baru berumur 13 tahun.

Remaja Perempuan Lebih Takut Gemuk

Dilansir dari Huffingtonpost, studi peneliti yang dilakukan oleh Nadia Micali, seorang psikiater dan dosen senior di University College London’s Institute of Child Health mengatakan bahwa orang tua para remaja putri juga melaporkan adanya perilaku anak mereka yang takut gemuk. Bahkan ada juga kejutan lain yang ditemukan dari perilaku remaja laki-laki dimana satu dari lima anak laki-laki juga mengalami rasa tertekan pada berat tubuh mereka. Anak-anak remaja ini ternyat sudah mulai mengkhawatirkan bentuk tubuh mereka dan mulai mengambil langkah-langkah untuk menurunkan berat badan.

Lebih dari satu dari empat perempuan dalam penelitian ini, dan satu dari tujuh anak laki-laki mulai membatasi asupan makanan mereka dengan menggunakan cara-cara diet seperti puasa, melewatkan makan, memuntahkannya, atau menggunakan obat pencahar untuk menurunkan berat badan.

Temuan penelitian ini sesuai perkiraan bahwa remaja US mulai mengalami gangguan makan. Menurut data yang dikutip dari National Eating Disorders Association, lebih dari setengah gadis-gadis remaja dan hampir sepertiga dari remaja laki-laki yang terlibat dalam perilaku kontrol berat badan ini melakukan diet yang tidak sehat. Studi menunjukkan bahwa masalah terhadap faktor kegemukan ini sudah berakar dari usia muda, bahkan 81% nya sudah dari sejak usia 10 tahun.

Para ahli mengatakan temuan dari Inggris, studi baru menunjukkan laki-laki dan perempuan merasa khawatir tentang berat badan mereka dan mulai melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Padahal di masa-masa remaja adalah masa pertumbuhan. Menurut Micali,”Semakin para remaja mengkhawatirkan takut gemuk dan melakukan diet tidak sehat, maka kondisi berat mereka akan meningkat dalam waktu dua tahun kemudian”.

Untuk alasan ini, orang tua harus waspada tentang perilaku anak-anak remaja mereka dan memperhatikan dengan seksama kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan anak remaja untuk menurunkan berat badan.

Cukup mengejutkan juga ya apabila anak remaja usia 13 tahun saja sudah bisa merasa takut untuk gemuk. Padahal masa-masa ini adalah saat dimana mereka enjoy dengan hidup dan bukannya malah berpikir untuk melakukan diet. Pengawasan orang tua penting untuk dilakukan agar pola makan anak tetap sehat dan mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: