Saran Tentang Relationship

Jangan Beri Saran Tentang Relationship Pada Teman. Mengapa?? Ini Alasannya!

Apakah Anda sering dimintai saran seputar relationship oleh orang-orang di sekitar Anda hanya karena Anda memiliki sebuah hubungan yang terbilang harmonis? Wajar-wajar saja memang. Di saat orang lain menemui kendala dalam menghadapi sikap dari pasangannya atau masalah seputar hubungan, pasti mereka akan curhat pada orang yang menurut mereka bisa memberikan masukan dan saran tentang relationship untuk mencari solusi terbaik. Pada kenyataannya, memberikan saran tentang masalah dalam hubungan orang lain bisa menjadi urusan yang rumit.

Saran tentang Relationship

Hanya karena Anda berada di sebuah hubungan yang sukses, tidak berarti saran Anda akan dapat memecahkan masalah pasangan lain. Cobalah untuk membatasi diri untuk memberikan solusi pada masalah orang lain. Mengapa begitu? Well, berikut adalah beberapa alasan penting mengapa Anda tidak harus memberikan saran seputar hubungan yang dilansir oleh Boldsky.

  • Semua hubungan berbeda

Setiap satu hubungan unik dan dengan demikian, setiap pasangan memiliki masalah hubungan unik mereka sendiri. Apa yang telah Anda pelajari dari pengalaman dalam hubungan Anda (sukses atau sebaliknya) mungkin bisa berlaku atau tidak berlaku untuk beberapa hubungan lainnya. Itu sebabnya, saran Anda mungkin malah tidak memberikan solusi yang terbaik untuk pasangan lain.

  • Saran yang Anda berikan mungkin tidak cocok

Setiap orang memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda; belum tentu apa yang pernah Anda alami akan memberikan solusi yang sama untuk masalah orang lain. Anda juga akan bertanggung jawab apabila saran yang Anda berikan ternyata malah memperburuk kondisi hubungan orang lain. Bagaimana bila ternyata pasangan orang tersebut menyalahkan Anda karena hubungannya menjadi hancur?

  • Satu sisi cerita

Pada saat teman Anda curhat tentang masalah yang sering terjadi dalam hubungannya, biasanya Anda hanya mendengar secara rinci dari satu pihak saja yaitu teman Anda tersebut. Di saat Anda memberikan saran, bisa saja saran tersebut hanya memberikan solusi yang terbaik untuk teman Anda saja dan bukan pada hubungannya. Tentu penilaian Anda juga akan bersifat subjektif karena Anda tidak mendengar kedua sisi cerita. Right?

  • Mereka membutuhkan nasihat profesional

Bantuan profesional tersedia untuk pasangan yang mempunyai masalah dalam hubungan. Biasanya pasangan suami istri yang mengalami masalah dalam hubungannya dapat meminta bantuan dari konsultan yang bersifat profesional. Disini kedua belah pihak juga mendapat porsi yang sama untuk menceritakan versi mereka sehingga penilaian yang diberikan sang konsultan lebih objektif.

  • Anda memiliki hal-hal yang lebih baik untuk dikerjakan

Masih banyak hal-hal lain yang lebih baik untuk dikerjakan daripada mengurusi masalah orang lain bukan? Well, sebagai teman mungkin Anda bisa memberikan masukan tapi bisakah Anda memberi masukan yang tidak memihak?

Ini adalah alasan mengapa Anda tidak harus memberikan solusi untuk masalah relationship. Cukup simple ya karena setiap orang pasti akan membela orang yang terdekat dengannya pada saat ia menghadapi masalah dengan pasangannya. Memberikan saran yang objektif sedikit susah untuk dilakukan apabila ternyata masalah pada hubungan tersebut bersumber pada teman Anda. Masih bisakah Anda memberikan saran yang tepat? Bila Anda terbiasa memberikan saran pada orang lain; ingatlah bahwa setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Jadi saran yang diberikan sebaiknya tidak men judge atau menyudutkan salah satu pihak saja.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: