Sebelum Mengakhiri Hubungan

Coba 3 Langkah Ini Sebelum Mengakhiri Hubungan Anda

Anda mungkin sedang merasakan kekecewaan dalam hubungan Anda selama beberapa waktu. Stres yang tinggi, rasa sakit yang mendalam. Anda merasa lelah, dan Anda merasa seperti hal-hal tersebut tidak akan pernah berubah. Anda telah mencapai titik di mana Anda berpikir, ini tidak bisa terus seperti ini. Jadi, tanyakan pada diri Anda sendiri, haruskah saya pergi? Apakah itu jawabannya? Apakah ini akhir dari cinta yang pernah tampak begitu benar? Jangan dulu memutuskan.

Sebelum Mengakhiri Hubungan

Ironisnya, di saat Anda merasa ketidakpastian paling intens dan rasa sakit, ketika Anda berada di titik rendah dan dalam kesengsaraan, itu bukanlah waktu yang untuk membuat keputusan besar. Alih-alih bereaksi terhadap rasa sakit, respon dengan tiga tindakan (atau non-tindakan) sebelum mengakhiri hubungan di bawah ini.

  1. Jangan biarkan reaksi spontan mengatur Anda

Ketika Anda merasakan dorongan yang kuat untuk bereaksi di saat sakit, penting untuk hanya diam dan beristirahat untuk sementara waktu. Jika Anda melangkah pelan-pelan, kebutuhan dan keinginan Anda akan lebih terlihat dalam diri Anda, dan Anda akan berada di tempat yang lebih baik untuk mengenali dan memahaminya.

Kadang-kadang kita tahu bahwa kita ingin keluar dari perasaan terjebak. Dan dari sana, tentu saja mudah untuk melampiaskannya pada hubungan ketika sebenarnya itu lebih banyak tentang diri kita sendiri. Tapi meluangkan waktu untuk mendapatkan kejelasan dan ruang dari emosi yang mudah menguap akan membantu memahami apa yang benar-benar membuat Anda tidak bahagia.

  1. Didik diri Anda

Jangan mencari nasihat dari teman-teman dan keluarga. Seringkali, orang-orang yang paling mencintai Anda hanya akan melihat sisi Anda dari hal-hal yang dapat membuat Anda merasa baik.

Cari sosok mentor yang dapat dipercayal; entah itu terapis, pelatih, imam, atau rabi, sebagai gantinya. Berbicara dengan mereka tentang dilema dan keputusan yang Anda perjuangkan. Jika pasangan Anda bersedia untuk bergabung dengan Anda dalam sesi konseling, Anda harus menemukan seorang konselor yang Anda dan pasangan percaya.

Terutama jika Anda sudah menikah, atau Anda dan pasangan telah membuat komitmen serius, cari penasihat keuangan, konselor pasangan, atau pihak ketiga lain yang terpercaya yang dapat memberitahu Anda tentang konsekuensi hukum dan keuangan bila terjadi perpisahan atau perceraian.

Kadang-kadang kita belajar lebih banyak dari orang yang berpengetahuan yang menawarkan tidak hanya saran tetapi mencerminkan kata-kata kita kembali kepada kita. Apa yang kita dengar mungkin mengejutkan kita, seolah-olah kata-kata dan pikiran tersebut baru. Saat itulah kita akan mulai melihat siapa kita, di mana kita berada, dan apa yang perlu kita lakukan selanjutnya.

  1. Jauhi fokus Anda dari hindari ketidaknyamanan atau bersikap “baik”

Jika Anda memutuskan bahwa mengakhiri hubungan adalah keputusan yang tepat, akui bahwa Anda akan perlu menghadapi ketidaknyamanan secara langsung. Anda pada akhirnya perlu melalui perpisahan dengan cara yang paling berani, yaitu tatap muka, dan itu tidak akan nyaman. Jangan menggunakan pesan teks atau email untuk menyampaikan berita pada kekasih Anda.

Meskipun percakapan akan terasa canggung dan tidak nyaman, Anda akan merasakan lonjakan harga diri setelah Anda menyelesaikan apa yang ingin Anda katakan, karena Anda memiliki keberanian dan pertimbangan untuk bertemu langsung. Ketika Anda berbicara, akui apa yang Anda hargai dalam hubungan Anda, bahkan ketika Anda mengatakan hubungan antara Anda dan orang tersebut tidak bekerja lagi. Jangan memberikan harapan palsu.

Setelah itu, beri diri Anda waktu untuk bersedih tetapi jangan melihat ke belakang. Jangan menyiksa satu sama lain dengan selamat tinggal yang berkepanjangan dan palsu. Jangan menghubungi, jangan menulis, dan jangan mempermainkan mereka di media sosial. Jangan mencoba dan mencari tahu apakah mereka sudah bersama dengan orang lain.

Sumber: Mindbodygreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: