Tanda-tanda Awal Menopause

Tanda-tanda Awal Menopause

Menopause adalah fase yang sulit dalam kehidupan seorang wanita. Seorang wanita harus menghadapi banyak perubahan secara fisik. Wanita cenderung menjadi lebih kesal dan moody pada awal menopause. Ada banyak tanda-tanda awal menopause, yang setiap wanita harus sadari. Berikut adalah beberapa dari tanda-tanda awal menopause.

Tanda-tanda Awal Menopause

  1. Perubahan pola dalam haid

Mungkin ada kemungkinan perubahan dalam pola haid. Karena menopause mulai mendekat, haid yang dialami bisa berat atau ringan. Haid bisa menjadi tidak teratur berkaitan dengan tanggal. Banyak wanita juga yang melewati masa haid mereka. Ini bisa menjadi peringatan pertama menopause.

  1. Perubahan dalam perilaku

Ketika seorang wanita cenderung merasa jengkel setelah usia empat puluh, maka ini mungkin karena menopause. Ada perubahan emosi dan perilaku. Kebanyakan wanita cenderung merasa tertekan pada awal menopause. Mereka merasa kesal atas hal-hal kecil tanpa alasan apapun.

  1. Perubahan fisik

Menopause dapat mengakibatkan beberapa perubahan fisik. Ini termasuk mulut dan kulit yang menjadi kering. Banyak wanita mulai melihat mata kering juga. Kekeringan vagina adalah tanda utama yang dialami oleh banyak wanita selama menopause.

  1. Menurunnya dorongan seksual

Jika Anda kehilangan minat dalam melakukan hubungan fisik dengan pasangan Anda, maka itu bisa menjadi tanda awal menopause. Banyak wanita yang mengalami penurunan dorongan seksual pada awal menopause. Mereka suka menghabiskan waktu sendirian.

  1. Kecemasan dan sulit tidur

Kebanyakan wanita merasa cemas dan gugup tanpa alasan apapun. Bahkan insomnia merupakan tanda awal dari menopause.

  1. Hot flashes

Menopause membuat banyak wanita mengeluh tentang hot flashes. Hot flashes juga menyebabkan serangan panik. Tapi, hal ini terjadi dalam kasus yang jarang.

  1. Infeksi pada kandung kemih

Menopause juga menyebabkan infeksi pada kandung kemih atau saluran kemih. Meskipun ini bukan tanda umum, banyak perempuan mengeluh tentang kondisi seperti ini.

  1. Sering buang air kecil atau inkontinensia urin

Kehilangan kontrol kandung kemih adalah hal yang umum terjadi pada wanita menopause. Anda juga mungkin merasakan kebutuhan konstan untuk buang air kecil bahkan tanpa kandung kemih yang penuh atau pengalaman buang air kecil yang menyakitkan. Hal ini karena selama menopause, jaringan di vagina dan uretra kehilangan elastisitas dan lapisan mulai menipis. Otot-otot panggul sekitarnya juga menjadi melemahkan. Untuk melawan inkontinensia, jauhkan diri dari terlalu banyak alkohol, tetap terhidrasi, dan perkuat dasar panggul Anda dengan latihan Kegel. Jika masalah tetap ada, tanyakan kepada dokter Anda apa obat yang tersedia.

  1. Atrofi vagina

Atrofi vagina adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh penurunan produksi estrogen dan ditandai dengan penipisan dan peradangan pada dinding vagina. Kondisi ini dapat membuat hubungan seksual terasa menyakitkan bagi wanita, yang pada akhirnya dapat menurunkan minat mereka pada seks.

  1. Kulit, rambut, dan perubahan jaringan lainnya

Ketika usia bertambah, Anda akan mengalami perubahan pada kulit dan rambut. Hilangnya jaringan lemak dan kolagen akan membuat kulit Anda kering dan tipis dan akan mempengaruhi elastisitas dan pelumasan kulit dekat saluran vagina dan kemih. Berkurangnya estrogen dapat menyebabkan rambut rontok atau menyebabkan rambut Anda terasa rapuh dan kering. Pastikan untuk menghindari perawatan rambut dengan bahan kimia yang keras, yang dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Mengetahui tanda-tanda awal menopause akan membuat Anda secara mental siap untuk menopause.

Sumber: Magforwomen & Healthline

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: