Tidak Dikatakan Pada Vegan

5 Hal Yang Seharusnya Tidak Dikatakan Pada Vegan

Banyak orang membuat upaya khusus untuk menjadi “vegan yang baik”. Mereka tidak pernah mengharapkan orang untuk memberikan pilihan bagi mereka. Mereka memasak hidangan sendiri untuk berbagi di pesta-pesta atau makan terlebih dahulu. Mereka juga tidak pernah mengomentari apa yang teman-temannya makan. Mereka tidak akan memberitahu orang-orang tentang gaya hidup mereka kecuali diminta. Mereka minoritas. Mereka tidak mengharapkan orang untuk berubah bagi mereka. Namun, tidak ada salahnya memberikan mereka perhatian. Berikut adalah lima hal yang para vegan sudah lelah mendengarnya; yang seharusnya tidak dikatakan pada vegan:

Tidak dikatakan Pada Vegan

  1. “Saya suka daging. Bagaimana Anda hidup tanpa makan daging? “

Jangan mengajukan pertanyaan jika Anda tidak ingin jawabannya. Komentar tentang betapa Anda mencintai  daging dan memberi umpan pada vegan untuk mengatakan semua hal stereotip mengenai hak-hak binatang dan keyakinannya, sudah pasti tidak akan ada yang mau mendengarnya di sebuah pesta. Kita dapat hidup dengan mudah tanpa daging. Harap diperhatikan fakta bahwa sebagian besar vegan telah menghabiskan banyak waktu untuk meneliti gaya hidup mereka untuk kesehatan dan alasan etis yang menurut mereka itu adalah hal terbaik untuk dilakukan.

  1. “Dari mana Anda mendapatkan protein?”

Setiap pertanyaan tentang kebiasaan gizi orang lain benar-benar tidak pantas kecuali (lagi), Anda benar-benar ingin tahu karena Anda sedang mempertimbangkan lebih banyak makanan nabati. Anda tidak akan berjalan ke seorang teman yang sedang makan Big Mac dan bertanya bagaimana mereka berhasil mendapatkan antioksidan, vitamin, atau serat. Ini begitu kasar! Ditambah, ini adalah sebuah pertanyaan usang. Kita hidup di era informasi. Lakukan sedikit riset jika Anda masih ingin tahu bagaimana vegan berhasil bertahan hidup.

  1. “Ih. Apa yang Anda makan?”

Banyak orang berkomentar seperti ini hingga bisa membuat para vegan berhenti membawa bekal makan siang dari rumah hanya karena orang-orang di tempat kerja mengolok-olok mereka. Tidak masalah mengolok-olok hal yang aneh atau berbeda, tetapi jika terus menerus ini adalah hal yang sangat mengganggu. Jika Anda ingin tahu, berikan pertanyaan sederhan seperti, “Apa yang akan Anda makan untuk makan siang?”. Tidak perlu mengolok dengan sikap penghakiman.

  1. “Menjadi vegan begitu ekslusif. Aku senang kau tidak seperti itu”

Ini adalah mikro-agresi. Menunjukkan stereotip negatif tentang sekelompok orang tapi kemudian membebaskan mereka dari kelompok yang lazim. Sebaliknya, cara yang bagus untuk mengekspresikan pikiran positif tersebut adalah dengan mengatakannya seperti ini: “Oh, ini adalah salah saya karena menilai seluruh kelompok berdasarkan stereotip negatif atau pengalaman pribadi saya yang selektif. Salah satu faktor tentang gaya hidup Anda atau keyakinan Anda tidak menentukan segalanya tentang Anda”.

  1. “Aku bisa makan burger sambil menonton video pembantaian hewan”

Jujur, para vegan tidak tahu harus berkata apa tentang lelucon memakan hewan. Mengapa orang membuat lelucon seperti ini? Gelisah? Takut saya akan mulai vegangelizing? Apapun alasannya, ini mengolok-olok keyakinan inti seseorang tentang hak-hak binatang.

Aturan praktis yang baik: apakah Anda akan membuat komentar ini pada seseorang tentang budaya, agama, atau posisi etis lainnya? Mengejek gaya hidup karena Anda menganggap hal ini hanya keisengan belaka, ini tidak baik sama sekali.

Sumber: Mindbodygreen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: