Tidak Memanjakan Anak

Cara Untuk Tidak Memanjakan Anak

Tidak Memanjakan Anak

Banyak orang tua yang merasa khawatir tentang memanjakan anak-anak mereka, tapi lebih mengkhawatirkan lagi bagi orang tua yang hanya memiliki satu anak. Sangat mudah bagi kita untuk memanjakan anak, karena anak satu-satunya seperti malaikat dalam keluarga sehingga mereka mempelajari sikap memanipulasi pada situasi. Memberikan anak cinta adalah satu hal yang penting, tetapi Anda perlu memeriksa beberapa cara berikut untuk tidak memanjakan anak tunggal Anda jika Anda ingin menghindari situasi yang berpotensi tidak baik.

1. Buat batasan

Menetapkan batas adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari memanjakan anak tunggal atau setiap anak. Tanpa batas, anak-anak tidak tahu apa yang boleh dan yang tidak diperbolehkan. Dengan anak tunggal, itu bahkan lebih penting. Anak Anda mungkin terbiasa untuk mendapatkan apa yang dia inginkan di rumah, tapi Anda harus mengajarkan bahwa dunia tidak akan selalu bekerja seperti itu.

2. Jangan memperbolehkan sikap merengek

Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan melalui rengekan. Mendengar anak Anda merengek sesekali mungkin terdengar lucu ataupun tidak tahan sama sekali; tapi jangan menyerah dan jangan mengizinkannya untuk terus melakukan sikap seperti itu.

3. Berikan rasa tanggung jawab

Memberikan tanggung jawab anak Anda adalah cara yang bagus untuk memblokir setiap perilaku manja. Anak-anak juga akan senang membantu Anda, terutama ketika mereka dalam usia yang lebih muda. Ini mengajarkan anak Anda bahwa imbalan tidak gratis, dan untuk mendapatkan sesuatu mereka harus memenuhi tanggung jawab. Ini juga akan membuat segalanya menjadi lebih mudah ketika anak Anda tumbuh dan Anda tidak perlu lagi menyuruhnya untuk membersihkan kamarnya.

4. Biarkan mereka merasa kecewa

Mengecewakan anak adalah hal yang sulit dan tidak ada orang tua yang benar-benar ingin melakukannya. Dengan anak tunggal khususnya, bagaimanapun, itu sangat diperlukan. Anak Anda harus belajar bahwa ia tidak selalu bisa mendapatkan apa pun yang diinginkannya. Ini adalah pelajaran yang sulit tetapi penting.

5. Jangan menyerah

Mendengar kata tidak, merasa kecewa, dan tidak diperbolehkan terkadang akan membuat anak Anda berbuat ulah. Jangan menyerah pada perilaku ini. Itu hanya mengajarkan anak Anda bahwa jika ia berteriak cukup keras atau bertanya cukup lama, Anda akan menyerah, dan itu tidak baik untuk salah satu dari Anda.

6. Ya atau tidak?

Anda juga harus tahu kapan mengatakan ya dan kapan harus mengatakan tidak. Harus ada beberapa pola atau anak Anda akan menjadi bingung. Pastikan anak tahu apa yang diharapkan, bahkan dengan anggota keluarga lainnya. Jika anak Anda mendapatkan perlakuan khusus untuk sesuatu, pastikan dia tahu alasan ia mendapatkannya.

7. Diskusi yang mendorong

Anda juga harus mendengarkan saat anak Anda curhat, bahkan pada usia yang lebih muda. Mendorong diskusi, jelaskan mengenai aturan dan mengapa aturan ada, dan biarkan anak Anda mengekspresikan rasa frustasi atau marah mereka. Ini akan membantu anak Anda mengerti mengapa ia tidak mendapatkan sesuatu.

Anda tidak harus mencintai anak Anda tanpa syarat dan memberi mereka sesuatu tidak berarti secara otomatis mereka akan menjadi manja. Orangtua dari anak tunggal, bagaimana Anda menangani situasi ini?

Sumber: Parenting Allwomenstalk

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.