Tidak Menghakimi Teman

Bagaimana Cara Untuk Tidak Menghakimi Teman

Tidak Menghakimi Teman

‘Seorang teman yang ada ketika dibutuhkan memang seorang teman yang sejati’ adalah ungkapan yang sangat jelas mendefinisikan seorang teman baik. Namun, sifat penting lainnya dari teman adalah kemampuan untuk menerima dirinya dengan segala kekurangannya. Sebagai teman, Anda tidak harus menghakimi teman Anda atau kegiatannya. Agar melakukan itu, Anda perlu tahu bagaimana cara untuk tidak menghakimi teman Anda.

  1. Pahami perjalanan hidupnya

Setelah Anda memahami seperti apa kehidupan teman Anda yang telah ia jalani sampai saat ini, Anda akan dapat memahami dia, pikirannya, keyakinannya dan tindakannya dengan lebih baik. Kadang-kadang, perjalanan hidup yang telah dilalui seseorang mendefinisikan karakter orang itu sendiri. Jadi, ketika Anda mendengar riwayat hidup teman Anda, itu akan memberi Anda alasan untuk menerima sifatnya dan prinsip-prinsip yang dimiliki olehnya. Jangan hanya mendengarkan secara pasif; sebaliknya, cerna pengalamannya dan rasakan emosinya mengenai apa yang telah ia lalui.

  1. Hal negatif adalah hal yang tak terelakkan

Seorang manusia memiliki dua karakteristik, yang baik dan buruk. Tidak mungkin bagi siapa saja untuk menjadi sempurna dan menyenangkan semua orang. Jadi, jika teman Anda memiliki karakteristik negatif, terima hal itu dan lanjutkan hidup Anda. Anda tentunya memiliki hal yang negatif Anda juga. Cobalah untuk berkonsentrasi pada semua karakteristik positif yang teman Anda miliki. Ingat, itu benar-benar penting untuk dipahami dan menerima sifat-sifat negatif teman Anda. Jika Anda tidak melakukannya, Anda mungkin akan mulai membenci dia.

  1. Kebiasaan buruk

Semua dari kita memiliki beberapa kebiasaan yang mungkin bagi orang lain adalah kebiasaan yang buruk. Dalam kasus teman Anda memiliki kebiasaan buruk tersebut, cobalah untuk mengubah dia. Jika Anda berpikir Anda dapat memberikan kritik yang positif dan membantu teman Anda menyingkirkan kebiasaan buruknya, maka itu layak untuk dicoba. Namun, jangan memaksa dia untuk mengubahnya atau membuat dia merasa kecil akan diri dia yang sebenarnya atau kebiasaan yang ia nikmati.

  1. Jangan parsial

Ketika Anda mulai menilai teman Anda, Anda mulai memiliki keraguan tentang persahabatan Anda dengannya. Keberpihakan merayap ke dalam pikiran Anda dan Anda mungkin mulai melihat teman Anda dari sudut yang tidak diinginkan. Sangat penting bahwa Anda tidak menghakimi teman Anda. Jika Anda melakukannya, pada akhirnya akan berdampak merusak pentingnya persahabatan yang Anda jalani.

Pria dan wanita menghakimi teman-teman mereka, terlepas dari apa pun yang ingin kita percaya. Hal yang kita hakimi dari teman-teman kita tidak banyak berbeda jauh dari jenis hal yang kita hakimi pada orang lain. Ketika kita merasa benar-benar negatif tentang perilaku atau masalah tertentu, kita bisa menilai bahwa semua orang pada suatu kriteria – pasangan, teman, rekan kerja atau orang asing. Banyak orang yang secara keras menyangkal bahwa mereka tidak akan pernah menilai teman-teman mereka, tetapi kenyataannya menilai orang lain adalah fungsi alami yang memiliki hubungan sosial.

Kuncinya, ketika datang ke penilaian sosial, adalah dengan menyadari pikiran dan perasaan Anda, dan untuk tujuan, di atas segalanya, untuk tetap down to earth dan rendah hati. Semakin Anda menyadari kebutuhan yang tak terpenuhi dalam diri Anda sendiri, secara emosional atau sebaliknya, semakin Anda akan dapat mengontrol perilaku Anda dan komentar yang Anda miliki pada orang-orang yang paling penting bagi Anda.

Sumber: Magforwomen & Psychologytoday

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Please follow and like us:
20
Tagged , , , . Bookmark the permalink.