Tips Untuk Berhenti Bertengkar

Tips Untuk Berhenti Bertengkar Dengan Pasangan Anda

Memiliki pertengkaran yang rumit dengan pasangan Anda dapat membuat Anda merasa sakit hati dan menderita. Tapi kuncinya di sini adalah untuk menghindari diri agar tidak tenggelam dalam depresi dan keluar dari situ dengan kuat. Berikut adalah beberapa cara di mana Anda dapat menangani depresi dan semua hal negatif serta mengatasi pertengkaran yang rumit dengan pasangan Anda. Tips untuk berhenti bertengkar dengan pasangan Anda.

Tips Untuk Berhenti Bertengkar

  1. Mencari dan membahas akar dari masalah

Cara terbaik untuk mengatasi perasaan Anda setelah bertengkar dengan pasangan adalah dengan mencari sampai ke akar masalah. Anda dapat mencoba untuk mencari tahu hal ini dengan merenungkannya sendiri atau dengan membicarakannya kepada pasangan Anda. Jika Anda dapat memperbaiki penyebab dari semua pertengkaran, Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menghindari perdebatan dan pertengkaran terlebih dahulu. Ini juga akan menjernihkan semua permasalahan yang ada.

  1. Memisahkan diri dari satu sama lain

Apakah Anda terlalu sering bertemu dengan satu sama lain? Apakah Anda sering bertengkar pada masalah yang paling kecil sekali pun? Jika jawaban Anda untuk pertanyaan ini adalah ya, maka Anda akan butuh melakukan perubahan dari satu sama lain. Seringkali, pasangan bertengkar untuk alasan konyol karena mereka menyia-nyiakan satu sama lain dan tidak memberikan ruang pada satu sama lain. Anda dapat menghindari pertengkaran dengan pasangan dengan mengambil istirahat dari satu sama lain untuk beberapa waktu. Ini akan membuat Anda mulai merindukan satu sama lain dan berkomunikasi dengan lebih baik lagi.

  1. Cari bantuan dari teman bersama

Sangat wajar untuk merasa marah, frustrasi dan tertekan saat dan setelah melalui pertengkaran yang rumit dengan pasangan Anda. Tapi ini juga merupakan kesempatan yang baik bagi Anda untuk mencari bantuan dari seorang teman yang juga berteman dengan pasangan Anda untuk menyelesaikan masalah yang ada di antara Anda berdua. Untuk menyingkirkan kesedihan dan depresi, bicarakan tentang masalah Anda kepada teman bersama ini dan bangun jembatan antara Anda dan pasangan Anda. Ini akan membantu Anda untuk merasa baik karena komunikasi akan dipelihara kembali antara Anda dan pasangan Anda.

  1. Ingat kenangan indah Anda bersama-sama

Depresi yang Anda rasakan setelah bertengkar dengan kekasih Anda cenderung memendek dan bersifat sementara. Anda dapat menghindarinya dengan berpikir tentang semua kenangan indah yang Anda miliki dengan kekasih Anda bersama-sama sebagai pasangan. Ingat semua perjalanan yang telah Anda lakukan, kencan romantis yang  pernah Anda lakukan dan semua momen hangat yang telah dilalui bersama dengan pasangan Anda.

  1. Tekan pikiran akan putusnya hubungan

Depresi setelah bertengkar dalam suatu hubungan dapat memburuk jika Anda mulai menyimpan pikiran negatif dalam hati Anda. Depresi Anda dapat mengarahkan Anda ke arah perasaan murung dan gelisah. Daripada melompat ke kesimpulan bahwa pertengkaran Anda akan menjadi lebih buruk atau asumsi bahwa Anda segera akan putus, miliki pikiran yang netral atau positif. Terburu-buru dan berasumsi bahwa Anda akan berpisah hanya akan membuat hal-hal menjadi lebih rumit.

  1. Melakukan beberapa latihan fisik

Cara yang sering diabaikan untuk mengatasi depresi atau stres dalam hubungan Anda adalah dengan melakukan latihan fisik. Anda dapat berjalan-jalan di taman, bermain dengan hewan peliharaan Anda, pergi ke gym atau menari. Berolahraga membantu dalam melepaskan hormon yang disebut endorfin dalam tubuh yang penting untuk kesehatan mental. Jika Anda telah bertengkar dengan pasangan Anda dan Anda merasa down, menghirup udara segar akan banyak membantu Anda.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: