Tradisi Unik Hari Valentine

Tradisi Unik Hari Valentine Di Seluruh Dunia

  1. Jepang: Pada hari Valentine, para perempuan memberikan berbagai jenis cokelat yang menandakan hubungan yang berbeda. Di tahun 1980-an perusahaan cokelat Jepang melakukan kampanye lain yang disebut ‘White Day’. Sejak itu tanggal 14 Maret menjadi tradisi bagi laki-laki untuk membalas perasaan mereka kepada perempuan yang memberi mereka cokelat di Hari Valentine.Tradisi Unik Hari Valentine
  2. Korea Selatan: Wanita di Korea Selatan juga memiliki tradisi dengan cara yang sama seperti di Jepang. Namun, mereka juga memperkenalkan apa yang mereka sebut “Black Day” pada tanggal 14 April bagi orang-orang lajang yang tidak menerima cokelat atau hadiah pada Hari Valentine atau Hari Putih. Mereka juga menandai tanggal 14 pada setiap bulan untuk menandai hari terkait ‘Love’. 14 Januari-Candle Day, 14 Februari-Hari Valentine, 14 Maret-White Day, April 14-Black Day, 14 Mei-Rose Day, 14 Juni-Kiss Day, 14 Juli-Silver Day, 14 Agustus-Green Day, 14 September–Music Day, 14 Oktober-Wine Day, 14 November-Movie Day, 14 Desember-Hug Day.
  3. Taiwan: Di Taiwan tradisi yang berlaku berkebalikan dari tradisi Jepang/Korea Selatan dalam arti, laki-laki memberi cokelat pada Hari Valentine sedangkan wanita membalas dan membalas budi di White Day.
  4. Denmark & Norwegia: Hari Valentine dirayakan dengan unik. “Gaekkebrev” adalah puisi kecil yang lucu atau surat cinta yang dikirim oleh pria ke wanita tanpa nama, mereka hanya memberi petunjuk mengenai jumlah huruf dalam nama pengirim, diwakili oleh sebuah titik untuk setiap huruf. Penerima kemudian harus menebak siapa pengirimnya. Jika menebak dengan benar dia akan memenangkan Telur Paskah dan jika dia bingung siapa pengirimnya, dia berutang telur yang dikumpulkan pada hari Paskah.
  5. Slovenia: Tanggal 14 Februari di Slovenia, menandai hari kerja pertama di ladang. Ini merupakan hari baik untuk mulai bekerja di kebun anggur dan ladang. Jadi, tanggal 12 Maret pada Hari Saint Gregory dimana mayoritas orang-orang merayakan cinta di hari tahunan mereka. Mereka juga mempertimbangkan 22 Februari (Hari Saint Vincent) dan 13 Juni (Hari Kasih Saint Anthony) sebagai hari untuk merayakan cinta.
  6. Finlandia & Estonia: Hari Valentine lebih merupakan perayaan persahabatan daripada perayaan cinta romantis. 14 Februari disebut “Ystävän Paiva” dalam bahasa Finlandia dan ”Sõbrapäev” di Estonia, yang secara harfiah diterjemahkan menjadi “Hari Pertemanan”. Orang-orang bertukar kartu dan hadiah antar teman dengan ucapan “Happy Friends Day“.
  7. Wales: Ada kebiasaan untuk memberi hadiah sendok cinta, tradisi kuno yang dimulai ketika pria Wales akan mengukir sendok kayu dan menghadiahkannya kepada seorang wanita yang menunjukkan bahwa mereka tertarik untuk pacaran atau menikah. Desain yang diukir memiliki arti simbolis. Misalnya kunci akan menandakan hati dari laki-laki tersebut, roda sebagai kerja keras dan sebagainya. Tradisi ini dilakukan hingga hari ini.

    8. Inggris: Pada tahun 1700, pada malam sebelum hari Valentine wanita lajang di Inggris biasanya menempatkan lima daun salam, satu di setiap sudut bantal dan satu di tengah, dengan keyakinan hal itu akan membuat mereka bermimpi tentang suami masa depan mereka. Sekarang sebagian besar telah dianggap sebagai cerita rakyat, tradisi ini tidak dilakukan lagi.

    9. Norfolk, Inggris: Orang-orang dari Norfolk di timur Inggris, memiliki Jack Valentine’. Karakter misterius ini dikatakan mengetuk pintu anak-anak kecil di malam sebelum Valentine dan diam-diam meninggalkan hadiah kecil. Meskipun tidak diketahui kapan atau bagaimana tradisi ini dimulai, itu masih cukup populer untuk generasi tua untuk melanjutkan apa yang orang tua mereka pernah lakukan untuk mereka.
  8. Perancis: Tradisi yang paling populer disebut “memanggil cinta”. Melibatkan laki-laki dan perempuan lajang dari segala usia untuk bergiliran memanggil satu sama lain sampai mereka berpasangan. Sebagai bagian dari tradisi, perempuan yang tidak mendapatkan pasangan, berkumpul untuk upacara api unggun besar di mana mereka melemparkan foto-foto dari orang-orang yang menolak mereka. Ini berlangsung begitu gaduh dan tak terkendali hingga pemerintah Perancis secara resmi melarang praktek ini.

Baca juga Istimewa Hari Valentine disini.

Sumber: Todayifoundout

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: