Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menikah

Hal-Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menikah Dengan Seseorang Yang Pernah Bercerai

Anda tidak pernah tahu pada siapa Anda akan jatuh cinta, kecuali Anda berhati-hati dalam merencanakannya, dimana itu jarang terjadi, Anda juga tidak tahu pasti siapa yang akan menjadi pasangan Anda. Anda bisa menikah dengan seorang duda, atau Anda bisa menikah dengan seorang janda. Menikah sendiri sudah merupakan langkah yang cukup besar dan Anda perlu mempertimbangkan banyak hal ketika ingin menikahi seseorang yang pernah bercerai; karena ini dapat menimbulkan masalah baru dalam pernikahan itu sendiri. Jauh di dalam sana semua orang sama, tetapi perceraian dapat mengubah beberapa pernikahan menjadi lebih baik atau lebih buruk. Jangan ragu-ragu untuk menikah dengan seseorang yang pernah bercerai, tetapi juga pikirkan beberapa hal sebelum Anda mengambil langkah untuk menikah. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menikah dengan seseorang yang pernah bercerai.

yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menikah

  1. Cari tahu apakah perceraian tersebut valid atau tidak

Perceraian tidak sah menurut hukum sampai Anda melihat keterangan tertulis dari pengadilan dan dokumen yang ditandatangani oleh hakim dan notaris. Kertas ini sangat penting sehingga Anda tidak masuk ke masalah hukum apapun setelah Anda menikah. Anda dapat berakhir menikahi seseorang yang ternyata masih menikah dan ini dapat menyakitkan bagi semua yang terlibat.

  1. Siapkan diri untuk menghadapi beberapa beban emosional

Anda harus tahu bahwa perceraian tidak peduli seberapa baik itu berakhir tetap akan meninggalkan beberapa luka dan beban secara emosional. Ketika Anda masuk ke suatu hubungan atau memutuskan untuk menikah, Anda juga harus siap untuk menghadapi beban dan luka emosional yang dibawa oleh pasangan Anda.

  1. Cari tahu apa jenis hubungan yang dibagi oleh pasangan Anda dengan mantan mereka

Hubungan yang terlalu dekat dan terlalu banyak kebencian pada mantan juga bisa menjadi hal yang buruk. Juga waspada terhadap orang-orang yang berpura-pura bahwa mantan mereka  tidak pernah ada lagi. Ambivalensi dapat menyembunyikan sesuatu yang kuat jauh di dalam. Jika pasangan Anda bersikap biasa saja dengan mantan mereka dan menganggap mantannya sebagai bagian dari hidup mereka dan tidak memiliki ikatan emosi yang kuat kepada mereka, maka tidak apa-apa.

  1. Jika ada banyak pengucapan buruk tentang mantan dan sebagian besar adalah hal yang tak beralasan, sekarang saatnya Anda berpikir dua kali tentang menikah

Luapan yang tak beralasan dan kebencian terhadap mantan berarti pasangan Anda telah melalui perceraian sangat pahit sehingga masih memiliki emosi pada titik yang sangat ekstrem dan kuat. Lebih baik Anda menjauh dari orang-orang seperti. Mereka perlu meluangkan beberapa waktu untuk menjernihkan kepala mereka dan mengatasi apa yang ia lalui bersama mantan mereka.

  1. Cari tahu untuk melihat apakah semua aset telah dibagi dan hak berkunjung telah ditangani

Setiap perceraian termasuk pembagian aset dan urusan mengenai anak-anak terlibat di dalamnya. Sebelum Anda menikah, pastikan bahwa tidak ada hal yang belum atau tidak terselesaikan di sisi lain.

Jika Anda berencana untuk menikah dengan orang yang memiliki hak asuh dengan anak-anak mereka, pastikan bahwa anak-anak merasa baik-baik saja dengan keputusan Anda. Ini akan menjadi sulit bagi mereka, jadi lakukan pendekatan dengan hati-hati. Anda tidak ingin menjadi musuh dari anak tiri Anda. Hal ini bukan masalah besar untuk menikahi seseorang yang pernah menikah sebelumnya selama Anda siap dan tahu apa yang diharapkan.

Sumber: Magforwomen

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: